11 Koperasi di Pariaman Terancam Bubar, Aset Harus Dipertanggungjawabkan

"pembentukan tim penyelesaian pembubaran koperasi sedang dalam penyusunan pengurus"
Ilustrasi (Net)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Dari 82 koperasi yang ada di Kabupaten Pariaman tidak semuanya berjalan dengan mulus. Diketahui 11 unit lembaga Koperasi didaerah itu terancam bubar.

Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman, mengatakan, jika 11 koperasi bubar maka fasilitas pemerintah yang dipakai harus dipertanggung jawabkan.

Gusniyeti Zaunit Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman menjawab Klikpositif, Senin (24/6), dari 82 Unit Koperasi yang ada di Kota Pariaman, ada 11 koperasi yang terancam bubar.

"Iya, ada 11 koperasi yang terancam bubar karena tidak ada aktivitas sama sekali," kata Gusniyeti, Senin 24 Juni 2019.

Disebutkannya, terkait vakum akivitas kerja dari 11 koperasi itu, pihaknya sudah melakukan pembinaan beberapa kali. "Namun tetap saja tidak ada pergerakan. Bila tetap begitu, tanpa pergerakan, kesebelasnya akan kami bubarkan," sebutnya.

Tak hanya itu, sebut Gusniyeti, koperasi yang dibubarkan harus mempertanggung jawabkan aset yang diberikan.

Pihaknya kini sedang mempersiapkan pembentukan tim penyelesaian pembubaran koperasi.

"Tim akan melakukan verifikasi, dari hasil verifikasi baru ditentukan pembubaran," jelasnya.

Diketahui, Koperasi masyarakat yang terancam bubar itu umumnya bergerak di bidang simpan pinjam.

Ditegaskannya juga, pembentukan tim penyelesaian pembubaran koperasi sedang dalam penyusunan pengurus.

"Kalau koperasi tak aktif, semua yang terlibat dikoperasi itu jelas merugi, karena tujuan koperasi jelas untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya," katanya.  (RHS)