Dapat Restu Fadli Zon untuk Maju Pilkada 50 Kota, Deni Asra: Kalau Diamanahkan Partai Saya Siap

"Untuk Pilkada, prioritasnya ingin mencalonkan dari sendiri. Kita harapkan orang-orang terbaik, tokoh terbaik yang didukung masyarkat"
Deni Asra (kiri) saat berdialog dengan Fadli Zon, Senin 24 Juni 2019. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Fadli Zon mengaku akan memprioritaskan kader yang berasal dari partainya untuk bisa bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Limapuluh Kota pada 2020 nanti.

"Untuk Pilkada, prioritasnya ingin mencalonkan dari sendiri. Kita harapkan orang-orang terbaik, tokoh terbaik yang didukung masyarkat," kata Fadli Zon saat pulang ke kampung halamannya di Jorong Lubuak Batingkok, Nagari Lubuak, Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota, Senin 24 Juni 2019.

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI itu menerangkan, pihaknya juga akan melakukan penjaringan melalui survey independen.

"Kita juga akan mendengar aspirasi dari masyarakat. Apa-apa yang diharapkan untuk kemajuan di Limapuluh Kota dan sekitarnya. Alhamdulillah Gerindra di Sumbar meraih kemenangan dan juga di kabupten kota. Kita akan mendapat pimpinan ketua DPRD Kab kota sekitar 11 dan lima jadi wakil," terangnya.

Menanggapi pernyataan Fadli Zon yang ingin mengusung calon dari kader sendiri, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Limapuluh Kota, Deni Asra mengaku siap maju sebagai Calon Bupati apabila memang dirinya mendapat amanah tersebut.

"Apabila memang saya diamanahkan oleh partai tentu saya siap," jelas Deni Asra.

Seperti diketahui, pada Pileg 2019 lalu, Gerindra Kabupaten Limapuluh Kota berhasil meraih enam kursi. Masing-masing satu di Daerah Pemilihan (Dapil) I satu kursi, Dapil II satu kursi, Dapil III satu kursi. Sedangkan Dapil IV yang merupakan Dapil Deni Asra, Gerindra berhasil meraih dua kursi, terakhir untuk Dapil V Gerindra juga meraih satu kursi.

Nama Deni Asra memang mulai dibicarakan untuk menjadi salah satu calon yang mungkin akan bertarung pada Pilkada 2020 nanti. Perolehan suara pribadinya yang cukup besar pada Pemilihan Legislatif (Pileg) lalu menjadi salah satu pertimbangan. (*)