Terjaring Razia, Pol PP Padang Ajari Salat dan Baca Alquran

"Pembinaan yang dilakukan itu dengan memberikan pemahaman agama"
Kasatpol PP Padang, Al Amin saat melakukan pembinaan kepada salah satu wanita yang terjaring razia, Senin (24/6) di Mako Pol PP Padang (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang menerapkan cara yang berbeda dalam pembinaan bagi mereka yang terjaring razia penyakit masyarakat.

Pembinaan yang dilakukan itu dengan memberikan pemahaman agama. 

"Kami ingin mengetuk hati mereka yang terjaring razia agar mengenal agama mereka tidak lagi melakukan kesalahan yang sama dan segera tobat," ujar Kepala Satpol PP Padang, Al Amin Senin (24/6).

Dikatakan Al Amin, pembinaan seperti ini akan terus dilakukannya, tidak hanya dalam bentuk pemahaman agama seperti pratek salat saja. Namun, nanti juga akan dilakukan pembinaan dengan pembacaan Alquran serta kedepan bisa dilakukan pesantren singkat.

"Jadi kami akan terus lakukan pembinaan dengan mendekatkan pemahaman agama ini kedepannya," katanya.

Selain melakukan razia dibeberapa lokasi, Satpol PP juga melakukan pengawasan kepada generasi muda, apalagi saat Ramadan sering terjadi tawuran remaja. 

"Kita sosialisasi terus ke sekolah-sekolah, agar perilaku tawuran ini tidak merajalela dengan memberikan pemahaman kepada pelajar," ungkapnya.

Sebelumnya, Satpol PP Padang mengamankan empat orang wanita tanpa identitas dari dalam kafe Kawasan Anak Air, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Kafe tersebut juga tanpa izin dan pemiliknya juga menghiduplan musik begitu keras karena menganggu masyarakat sekitar. Ke empat wanita itu diberikan pembinaan dengan meminta mereka mempratekan cara solat.

"Setelah kita minta mempratekan solat, mereka semua bisa hafal ayat Alquran dan gerakan solat, kita harap dengan cara ini mereka bisa berubah ke arah yang lebih baik kedepannya," pungkasnya.