PKL Bandel di Payakumbuh Akan Diajukan ke Persidangan Tipiring

"Yang memang sudah memenuhi syarat untuk kita lanjutkan ke tipiring adalah PKL di depan rumah sakit (RSUD Dr Adnan WD). Sudah cukup teguran yang kita berikan. Untuk setiap PKL yang sudah sampai pada teguran ketiga kita akan naikkan ke tipiring"
Penertiban PKL yang dilakukan Tim 7 Penegak Perda Kota Payakumbuh, Selasa (25/6). (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh tidak akan segan untuk mengajukan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tetap bandel ke persidangan tindak pidana ringan (tipiring). Hal itu dilakukan untuk memberikan efek jera bagi yang bersangkutan.

"Yang memang sudah memenuhi syarat untuk kita lanjutkan ke tipiring adalah PKL di depan rumah sakit (RSUD Dr Adnan WD). Sudah cukup teguran yang kita berikan. Untuk setiap PKL yang sudah sampai pada teguran ketiga kita akan naikkan ke tipiring," kata Devitra di sela-sela melakukan penertiban terhadap PKL di Jalan Ade Irma Suryani, Payakumbuh, Selasa 25 Juni 2019.

Dikatakan Devitra, untuk PKL di Kota Payakumbuh sudah diatur dalam Perda Nomor 5 Tahun 2007 dan Perda Nomor 9 Tahun 2010 tentang PKL dan pedagang malam. Oleh karena itu, apabila ketentuan dalam Perda tersebut tidak diikuti, maka pihaknya berhak untuk mengajukan ke persidangan tipiring.

Sepanjang 2018 lalu, Devitra menyebut pihaknya sudah menyidangkan sebanyak 8 PKL yang sudah melanggar ketentuan tersebut.

"PKL yang sudah tipiring sudah ada 8 yang diajukan ke pengadilan pada tahun 2018 lalu. Untuk tahun ini baru sekarang, secara resmi belum ada yang diajukan," tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta kepada seluru PKL di Kota Payakumbuh untuk bisa menaati aturan dan tidak menggunakan trotoar ataupun badan jalan sebagai lokasi berjualan. Karena di Payakumbuh sendiri sudah ada titik-titik dan waktu tertentu yang diperuntukkan khusus bagi PKL untuk berjualan.

"Berjualan tidak dilarang, tapi berjualanlah di tempat yang tidak dilarang," pungas Devitra. (*)