Jaga Ekosistem Bawah Laut Pariaman, TDC Berharap Pemerintah Daerah Bentuk Desa Wisata Kampung Nelayan

Saat anggota TDC berikan edukasi sejak dini pada generasi penerus Kota Pariaman
Saat anggota TDC berikan edukasi sejak dini pada generasi penerus Kota Pariaman (Ist)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Tabuik Diving Club (TDC) Pariaman hingga saat ini semakin tersohor dalam melindungi ekosistem laut hingga kegiatan transplantasi terumbu karang.

TDC yang beranggota puluhan anak nagari Pariaman dibentuk pada tahun 2011, hadir ditengah-tengah masyarakat untuk melestarikan ekosistem bawah laut.

"TDC lahir dari hobi menyelam. Saat menyelam kami menemukan kerusakan terumbu karang laut Pariaman dengan keadaan sangat miris. Maka pada tahun 2011 kami buat TDC, kami fokus dengan kegiatan melindungi ekosistem laut sampai transplantasi terumbu karang agar tetap terjaga," ungkap Aksa Prawira pada KLIKPOSITIF, Selasa 25 Juni 2019.

Baca Juga

Aksa mengatakan, hingga saat ini telah banyak kegiatan dilakukan oleh para anggota untuk melestarikan ekosistem bawah laut.

Disebutkannya juga, pada Tahun 2013 TDC melakukan program pembibitan dan penanaman mangrove yang berada di Desa Apar sampai sekarang.

"Alhamdulillah hutan bakau di sana telah kembali hijau dan telah banyak ditemukan binatang-binatang yang kembali hidup di hutan bakau tersebut. Kita ketahui, hutan mangrove merupakan penyangga ekosistem laut," sebutnya.

Diutarakan Aksa, dengan tercapainya misi dalam penghijauan mangrove, maka tahun 2019 TDC bergiat kembali melanjutkan ke Desa Ampalu dan menamakannya Desa Wisata Kampung Nelayan yang berlokasi di Desa Ampalu Kecamatan Pariaman Utara.

Mantan Ketua TDC Pariaman periode 2016 sampai 2018 itu juga mengungkapkan bahwa tujuannya agar masyarakat yang berada di pesisir pantai Kota Pariaman bisa teredukasi untuk bisa mengalihkan pekerjaan yang mayoritas sebagai nelayan untuk membuat budidaya perikanan serta menjaga dan melindungi ekosistem laut.

“Berbagai macam cara dilakukan mulai dari pendekatan baik mulut ke mulut, sosialisasi serta les bahasa inggris dengan masyarakat agar mereka tidak terfokus dengan mata pencarian saja”, ujarnya.

Program yang baru akan berjalan ini, nantinya bagi wisatawan yang berada dari luar bisa ikut aktivitas nelayan yang berada disekitaran pantai mulai dari menginap di rumah warga, memasak, ikut kesenian dan aktivitas melaut lainnya yang dilakukan nelayan di sekitaran pesisir pantai.

“Dan telah bekerjasama dengan tour and travel yang berada di Kota Pariaman, sekaligus Sumatra and Beyond dengan program green tourism institute”, tuturnya.

Dia berharap, pemerintah dan OPD terkait bisa bekerjasama dalam pembentukan desa wisata kampung nelayan Desa Ampalu.

"Jika perihal itu terwujud, nantinya akan menjadi salah satu desa percontohan bagi desa lain yang berada di Kota Pariaman, " jelasnya. (RHS)

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Eko Fajri