Dapat Informasi Melalui Grup WhatsApp, Wagub Sumbar Selamatkan Putri dari Putus Sekolah

"Bantuan diberikan tidak seberapa namun, sangat berarti bagi Putri dan pendidikannya kedepan"
Wagub Sumbar Nasrul Abit memberikan bantuan kepada Putri Agustina, Selasa (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Betapa senangnya Putri Agustina seorang siswi SMP Nasional Padang yang dibantu Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit untuk untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Bantuan diberikan tidak seberapa namun, sangat berarti bagi Putri dan pendidikannya kedepan. Wagub memberikan bantuan kepada siswi bernama Putri Agustina itu sebesar Rp 1.550.000 untuk biaya masuk ke sekolah selanjutnya.

Informasi terkendala biaya diperoleh Nasrul Abit dari grup WhatsApp pada senin (24/4/2019) malam. Subuh tadi, Mantan Bupati Pesisir Selatan dua periode itu meminta Putri datang ke kantor Gubernur.

"Ananda kita ini (putri) menjadi tanggung jawab kita bersama. Mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa terus bersekolah, dan bisa membantu keluarganya karena keadaan ekonomi yang kekurangan," kata Nasrul Abit.

Selain memberikan bantuan, Nasrul Abit juga berpesan kepada Putri untuk rajin belajar agar dapat mencapai cita-cita dan merubah keadaan keluarganya.

"Saya juga dari keluarga miskin dulu, namun kerena kegigihan dan bantuan dari Allah bisa seperti ini. Kitalah yang merubah nasib kita sendiri," ujarnya.

Putri merupakan anak sulung lima bersaudara dari orang tua yang bekerja sebagai pemulung.

Sementara itu Tri Agus Setia guru pendamping Putri menjelaskan, selama menuntut ilmu di SMP Nasional, Putri kerap mendapat bantauan dari yayasan dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Namun untuk biaya masuk ke jenjang selanjutnya, kata dia pihak sekolah tidak dapat membantu karena biaya masuk yang dibutuhkan Putri cukup mahal.

"Kami sangat berterimakasih sekali kepada Pak Wagub, sehingga keperluan Putri untuk melanjutkan pendidikan bisa terbantu," ujarnya.

"Sedangkan biaya sekolah Putri di selama di SMP yang belum lunas, bisa diusahakan oleh pihak sekolah," tukasnya. (*)