Kemen PPPA Dorong Agam Bentuk Nagari Bebas Pornografi

"Menurut data cyber crime Polri, ada 25.000 konten pornografi yang muncul setiap harinya di internet, 97% anak di Indonesia sudah terpapar konten pornografi."
Workshop membangun sistem perlindungan anak oleb KPPPA (Ist)
Kominfo, berupaya memblokir situs-situs pornografi, tetapi persoalannya diblokir satu, ribuan muncul kembali. Dengan adanya pembentukan nagari bebas pornografi, saya harap bisa menjadi awal perang terhadap pornografi,” pungkas Darmawan.

Sekdakab Agam, Martias Wanto memberikan respon positif terkait hal tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat harus terus berupaya meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak dari kasus kejahatan seksual.

“Kami mendukung penuh pembentukan nagari bebas pornografi, karena semuanya untuk anak dan kemenakan yang ada di Kabupaten Agam di masa akan datang. Untuk itu, kami minta komitmen kita semua untuk mewujudkan program tersebut,” ujar Sekda Agam itu.

Martias Wanto menambahkan, Pemda Agam telah mengusulkan Nagari Lubuk Basung dan Sungaipua sebagai percontohan untuk nagari bebas pornografi anak.

“Besok akan dilakukan pembentukan sistemnya yang didampingi langsung Kemen PPPA bersama Ecpat Indonesia. Karena informasinya, nagari ini akan dicanangkan langsung oleh Ibu Menteri Yohana Yambise di pusat pada September mendatang,” pungkasnya. (rel)