Agam Tampilkan Hewan Ternak Terbaik di Livestock Expo 2019 Sumbar

"Selain itu, kita akan manfaatkan untuk mendapatkan informasi terbaru dari dunia peternakan, dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas ternak kedepan"
Ilustrasi hewan ternak (KLIKPOSITIF)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Kabupaten Agam siap menampilkan hewan ternak terbaik untuk mengikuti pameran pembangunan peternakan dan kontes ternak, dalam acara Livestock Expo 2019 Sumatera Barat.

Kegiatan akan digelar Rabu sampai Jum'at (26-28/6) di Kelurahan Air Pacah Kota Padang. Ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat.

Kepala Dinas Pertanian Agam, Isman Imran, mengatakan, selain menampilkan hewan kontes ternak, Livestock Expo juga dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi peternakan di Kabupaten Agam.

"Selain itu, kita akan manfaatkan untuk mendapatkan informasi terbaru dari dunia peternakan, dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas ternak kedepan", ujarnya.

Dijelaskan, Livestock Expo 2019 Sumatera Barat, Kabupaten Agam mengikutkan sebanyak delapan kategori kontes ternak diantaranya, sapi simental jantan milik Efendi Rasyid dari Kecamatan Ampek Angkek dan sapi simental betina milik Jafri Sanger dari Kecamatan Baso.

Kemudian sapi anak simental jantan milik Dulfiandri, sapi anak simental betina milik Hasrul dan kambing PE betina milik Yodia dari Kecamatan Tilatang Kamang, sapi PO jantan milik Musra, sapi bali jantan milik Mukhni Arif dan kerbau betina milik Aurisman dari Kecamatan Palembayan.

"Semua hewan ternak yang kita kirim itu sudah melalui penilaian dan seleksi intern dilakukan petugas di lapangan serta bidang terkait" ulasnya.

Lebih lanjut, Isman mengatakan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan, Dinas Pertanian Agam juga mengikutsertakan petugas peternakan dan kesehatan hewan, dalam rangkaian Livestock Expo tersebut. Diantaranya dengan mengikuti lomba cepat tangkas dan asah terampil.

"Untuk meningkatkan kompetensi petugas, salah satunya adalah dengan mengikuti pameran ternak agar petugas bisa mendapatkan informasi dan teknologi terbaru," jelas Isman. (rel)