Peneliti DPR Dikukuhkan Sebagai Profesor Riset

"Modal sosial di negara kita belum mendapatkan tempat prioritas pengembangan, padahal modal sosial merupakan landasan bagi tumbuhnya kepercayaan dan kerja sama dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan"
Pengukuhan Profesor Riset Dr. Mohammad Mulyadi, AP., M.Si dalam Sidang Majelis Profesor Riset yang dipimpin Ketua Majelis Pengukuhan Profesor Riset Bambang Subiyanto, turut dihadiri Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar (DPR)

KLIKPOSITIF -- Peneliti dari Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI dikukuhkan sebagai profesor riset bidang sosiologi politik.

Peneliti yang dikukuhkan tersebut adalah Muhammad Mulyadi yang menjadi Profesor Riset ke-3 dari Sekretariat Jenderal (Setjen) dan Badan Keahlian (BK) DPR RI dan ke-519 secara nasional.

Pengukuhan profesor dilangsungkan dalam Sidang Majelis Profesor Riset yang dipimpin Ketua Majelis Pengukuhan Profesor Riset Bambang Subiyanto, turut dihadiri Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar dan sejumlah pejabat di lingkungan Setjen dan BK DPR RI, akademisi, dan undangan lain di Gedung Nusantara IV DPR RI, Senayan , Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Dalam orasi ilmiahnya dengan judul “Peran Modal Sosial Dalam Pembangunan Partisipatif”, Profesor Mulyadi ia memaparkan, konsep modal sosial merupakan salah satu konsep yang belum terlalu populer namun keberadaanya sudah cukup sering didiskusikan. Seperti yang diketahui, selama ini, pembangunan dilakukan hanya menggunakan modal fisik yakni Sumber Daya Manusia (SDM).

“Modal sosial di negara kita belum mendapatkan tempat prioritas pengembangan, padahal modal sosial merupakan landasan bagi tumbuhnya kepercayaan dan kerja sama dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Hal ini terjadi karena mungkin pemahaman istilah konsep modal sosial belum dipahami dengan baik oleh kalangan para pengambil keputusan di tingkat desa sampai dengan nasional,” ungkap Mulyadi.

Mulyadi yang memulai karirnya sebagai peneliti pada DPR RI sejak tahun 2009 ini memaparkan, modal sosial yang menjadi salah satu potensi yang ada di masyarakat tersebut harus terus dikembangkan. Menurutnya, modal sosial akan menumbuhkan partisipasi masyarakat, sebab hubungan sosial yang terjadi di dalamnya berdampak pada berkembangnya trust, jaringan kerja sama dan norma-norma yang ada di masyarakat.

“Oleh karena itu dalam konteks masalah ... Baca halaman selanjutnya