Tak Hanya Kantor, Uang Rp50 Juta untuk Mubalig Ikut Terbakar di Baznas Padang Pariaman

"Untuk aktifitas sekarang lumpuh total, namun perihal mendesak kami akan usahakan dengan cara apapun"
Kebakaran yang terjadi kantor Baznas Padang Pariaman, Selasa malam. (istimewa)

PADANG PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Musibah kebakaran yang terjadi di kantor Baznas Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat membuat aktifitas Baznas tersebut lumpuh total pada Rabu 26 Juni 2019 pagi. Diketahui, kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.

Tak hanya itu, uang senilai Rp50 juta milik instansi tersebut juga ludes terbakar. Parahnya lagi, seluruh dokumen Baznas yang berada di kantor saat terbakar juga terbakar semuanya. Bahar Kirman selaku Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Padang Pariaman menyebut, saat ini pihaknya terhalang untuk melakukan pelayanan.

Dikatakannya, uang senilai Rp50 juta yang terbakar tersebut adalah milik mubalig yang belum dijemput karena para mubalig tidak hadir saat penyaluran di bulan puasa kemarin. "Sejumlah perangkat komputer juga hangus terbakar," ungkapnya.

"Untuk aktifitas sekarang lumpuh total, namun perihal mendesak kami akan usahakan dengan cara apapun," katanya kepada KLIKPOSITIF, Rabu 26 Juni 2019.

Bahar Kirman juga menyebutkan, seluruh dokumen hangus terbakar. "Seluruh dokumen yang ada di ruangan terbakar itu hangus semua. Juga uang senilai Rp50 juta," sebutnya.

Dia merinci, adapun dokumen yang terbakar terdiri dari arsip dan surat pertanggungjawaban (SPj) dari 2013 hingga tahun terakhir. "Dalam SPj yang terbakar itu, juga ada data warga yang telah dibantu. Sayangnya, kami tidak memiliki data cadangan," jelasnya.

"Saat kebakaran terjadi tidak banyak yang bisa diselamatkan. Kalau malam kami tidak punya penjaga kantor, hanya petugas kebersihan saja yang ada di kantor," sebutnya.

Disebut Bahar, kantor itu merupakan rumah warga yang dikontrak beberapa tahun. Saat kebakaran baru enam bulan jalan. "Untuk saat ini, penyebab pasti dan jumlah kerugian pasti belum duketahui. Kami sekarang fokus untuk mencari solusi pelayanan. Perihal penyebab pasti kebakaran sedang di selidiki pihak Kepolisian," tutupnya.

[Rehasa]