Ingin Tangkap Pelaku Penusukan, Polisi malah Temukan Pesta Narkoba

"Polisi menemukan paket ganja dan sabu serta sangkur di tempat pesta narkoba tersebut"
ilustrasi penangkapan (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Berniat menangkap pelaku penusukan, Unit Reserse Kriminal Polsek Lubuak Bagaluang membekuk lima orang yang sedang melakukan pesta narkoba pada Selasa 25 Juni 2019 di Teluk Nibung RT 01/RW 06 Kelurahan Gates Nan XX, Kecamatan Lubuak Bagaluang, Padang.

Kapolsek Lubuak Bagaluang, AKP Richo Fernanda mengatakan, pihaknya akan menangkap seorang pelaku penusukan yang laporan dengan nomor LP/ 68 /K/III/2019/Sektor Tanggal 13 Maret 2019.

"Saat melakukan penyelidikan terkait kasus penusukan itu, kami mendapatkan informasi bahwa pelaku atas nama Syafri Doni (36) sedang berada di rumahnya," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu 26 Juni 2019.

Setelah mendapatkan informasi tersebut pihaknya langsung menuju lokasi dan melakukan penangkapan di rumah pelaku. "Saat kami melakukan penggerebekan, kami menemukan pelaku sedang berpesta narkoba bersama empat orang temannya," lanjutnya.

Pihaknya langsung mengamankan lima orang yang diketahui bernama Syafri Doni (36), Fauzan Marcel (18), Deri Saputra (38), ARE (17) dan Jimmi Raing (51). Setelah melakukan penggerebekan, pihaknya mngamankan barang bukti narkoba serta alat yang digunakan dalam kasus penusukan tersebut.

"Kami mengamankan barang bukti berupa satu bilah sangkur, satu set bong beserta pipet dan pirek, dua bungkus plastik sisa pemakaian, satu unit timbangan digital, lima korek api mences, uang tunai sebanyak Rp705 ribu, satu paket kecil ganja kering, satu paket menengah ganja kering dan delapan paket kecil sabu," lanjutnya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan dan akan melakukan proses lebih lanjut hingga pelimpahan kepada jaksa nantinya. Untuk kasus penusukan akan diancam dengan pasal 351 ayat 2 dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun.

"Sementara, untuk narkoba akan diancam dengan pasal 112, 114 dan 127 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancanan hukiman maksimal 20 tahun penjara," ... Baca halaman selanjutnya