Demo Mahasiswa STKIP, Ini Kata Ketua Yayasan PGRI Sumbar

"untuk tuntutan mahasiswa terkait penaikan status menjadi Universitas pihaknya akan membahasnya bersama yayasan pusat."
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ketua yayasan PGRI Sumatera Barat, Zainal Akil menanggapi permasalahan aksi damai yang dilakukan oleh mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Sumatera Barat pada Kamis 27 Juni 2019 pagi.

Menurutnya, pihak yayasan PGRI Sumatera Barat telah membahas permasalahan tuntutan dari mahasiswa sejak Rabu 26 Juni 2019 kemarin.

"Untuk permasalahan dalam tuntutan mahasiswa ini sudah kami bahas kemarin bersama pengurus yayasan PGRI Kabupaten/Kota se Sumatera Barat," ujarnya.

Permasalahan di STKIP PGRI Padang sudah cukup kompleks, mulai dari pemberhentiak Ketua yayasan hingga status kampus yang hingga saat ini belum juga naik.

"Permasalahan yang paling krusial sebenarnya pemberhentian sementara Ketua Yayasan yang bernama Dasrizal," lanjutnya.

Menurutnya, permasalahan tersebut berawal karena Desrizal kesulitan dalam menjalankan tugasnya sebagai ketua yayasan.

Sementara terkait permasalahan uang sebanyak Rp13 milyar itu langsung diambil oleh anak dari pemilik yayasan tanpa sepengetahuan ketua yayasan.

"Saat mengetahui hal tersebut, Desrizal meminta kepada anak pemilik yayasan agar mengembalikan uang itu, malah dia langsung diberhentikan sementara," lanjutnya.

Menurutnya, untuk permasalahan pemberhentian sepihak itu telah diproses sesuai hukum dan saat ini Desrizal tengah melakukan proses itu bersama pengacaranya.

"Untuk proses hukumnya saya tidak bisa berkomentar karena biarkan seluruhnya diselesaikan secara hukum," sambungnya.

Ia mengatakan, untuk tuntutan mahasiswa terkait penaikan status menjadi Universitas pihaknya akan membahasnya bersama yayasan pusat.

"Tuntutan mahasiswa ini nanti akan kami bawa ke pusat untuk dibahas secara keseluruhan," tutupnya. [Halbert Caniago]