Maling Meteran PDAM Beraksi di Payakumbuh

"Pada hari Jumat kami menerima tujuh laporan masuk. Selanjutnya, Senin kembali masuk dua laporan. Ini merupakan kejadian luar biasa, tidak biasanya terjadi pencurian meteran air dalam jumlah banyak hanya dalam satu hari"
Ilustrasi Meteran air (net)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Dalam beberapa hari terakhir, warga Kota Payakumbuh dikagetkan oleh aksi pencurian meteran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sampai sejauh ini, pihak PDAM sudah menerima sembilan laporan warga yang menyatakan meteran airnya digasak maling.

Kabag Pelayanan Langganan PDAM Kota Payakumbuh Yoserizal menyebut, dari laporan warga yang sudah diterima pihaknya, kasus pencurian meteran air itu terjadi pada 21 Juni dan 24 Juni 2019.

"Pada hari Jumat kami menerima tujuh laporan masuk. Selanjutnya, Senin kembali masuk dua laporan. Ini merupakan kejadian luar biasa, tidak biasanya terjadi pencurian meteran air dalam jumlah banyak hanya dalam satu hari," kata Yoserizal, Kamis (27/6).

Dijelaskannya, warga yang kehilangan meteran tersebut berasal dari Kelurahan Padang Tiakar tepatnya di belakang Polres, Jalan Pahlawan Simpang Mess, Jalan Pahlawan PTM, Jalan Pahlawan Labuah Basilang, Jalan A Yani Labuah Basilang, Ptm Gang MTR, Jalan Pemuda Ibuah, Jalan Ahmad Yani Katapiang, dan Kelurahan Padang Tiakar Mudik.

Terkait kasus kehilangan meteran air itu, Yoserizal mengungkapkan bahwa hal itu jadi tanggung jawab konsumen, karena posisi meteran berada di pekarangan rumahnya, dan meteran tersebut merupakan hak milik dari konsumen PDAM.

"Harga meteran air baru cukup mahal, yaitu Rp300 ribu. Karena itu, kita minta kepada konsumen untuk lebih waspada agar kasus kemalingan itu tidak terjadi di tempat lain ataupun terulang kembali," ujarnya.

Dijelaskannya, PDAM Kota Payakumbuh memiliki Petugas Pengawas Jaringan yang melakukan patroli dan pemantauan. Ada lima orang yang bertugas memonitor di mana jaringan air yang bermasalah.

"Sekarang tugas mereka kita perketat dengan menambah frekuensi pengawasan dan dilaksanakan di malam hari karena adanya kasus seperti ini. Sementara itu, kepada pelanggan yang kemalingan, kita aksi turun langsung dengan melakukan penutupan sementara kepada saluran air demi ... Baca halaman selanjutnya