Dinkes Anjurkan Jemaah Calon Haji Sumbar Banyak Minum Air Putih

Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday saat meninjau stand makanan maskapai penerbangan untuk jemaah Selasa lalu (25/6) di Asrama Haji Tabing
Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday saat meninjau stand makanan maskapai penerbangan untuk jemaah Selasa lalu (25/6) di Asrama Haji Tabing (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF -  Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday, mengatakan, Jemaah Calon Haji (CJH) asal Sumatera Barat (Sumbar) yang akan melaksanakan ibadah haji mesti mempersiapkan dirinya, terutama dalam hal kesehatan.

Dikatakannya, ibadah haji sangat menuntut fisik prima. Perjalanan yang cukup jauh ditambah cuaca di Arab Saudi dan berkumpulnya orang-orang sedunia dapat menimbulkan resiko kelelahan. Karena itu, jemaah haji diharap menjaga kondisi fisiknya.

“Untuk itu CJH agar nanti beribadah berjalan dengan lancar selama di tanah suci perlu memperhatikan faktor kesehatan, maka untuk itu sebelum berangkat haji  perlu memperhatikan dirinya dengan berolahraga, makan teratur, istirahat cukup dan perbanyak minum air putih selama penerbangan," ujarnya, Jumat (28/6).

Baca Juga

Merry menganjurkan, JCH untuk banyak mengkonsumsi air putih, bahkan kalau bisa minum air putih minimal 8-10 gelas sehari. Sebab kondisi di tanah suci sangat panas dengan tingkat kelembaban rendah membuat tubuh mudah kehilangan cairan.

"Banyaklah minum air putih, tak perlu khawatir sering buang air kecil karena disana banyak tersedia toilet,” katanya.

Selain itu, jemaah haji  memperhatikan sirkulasi udara selama disana, maka gunakanlah masker ketika keluar, jika dapat masker terbuat dari kain yang bisa dibasahi, ini juga dapat menngantisipasi kekeringan karena perubahan cuaca selama disana.

Kemudian, bagi jemaah ketika berada disana merasakan gangguan kesehatan, agar dapat memeriksakan diri di poliklinik embarkasi atau dokter yang tergabung dalam tim kesehatan haji selama di Arab Saudi.

Ditambahkan Merry, maskapai penerbangan yang mengangkut jemaah haji ke Arab Saudi mesti mempersiapkan diri dalam hal makanan untuk jemaah selama diatas penerbangan. Apalagi, penerbangan menuju tanah suci memakan waktu berjam-jam dengan jarak tempuh yang cukup jauh.

“Sedaiakan makanan yang bergizi bagi jemaah, seperti daging, sayuran dan makanan yang mengandung protein lainnya. Atur pengolahan makanan hingga packing dengan sangat teliti, sebab konsumsi ini dibawah 6 jam sudah dapat dikonsumsi jemaah diatas pesawat. Maka, ini mesti diperhatikan betul oleh maskapai penerbangan, sehingga setelah mendarat jemaah kondisi tubuhnya tetap bugar,” ulasnya.

Ia berharap, jemaah asal Sumbar yang akan melaksanakan haji tetap memerhatikan kesehatannya meskipun ditengah kekhusyukan beribadah di tanah suci.  Sehingga, pergi dan pulang dari haji tetap dalam kondisi sehat dan bugar. 

Tahun ini jemaah haji dari embarkarsi Padang akan diberangkatkan sebanyak 6.908 orang jemaah haji, ditambah dengan 37  Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD)  serta 90 petugas kloter. Dengan rincian embarkarsi Padang  memberangkatkan 18 kloter ke Arab Saudi.

13 kloter jemaah dari Sumbar dengan jumlah 5.005 orang dan 5 kloter jemaah dari Bengkulu dengan jumlah 1.940 orang, satu kelompok terbang dari 388 jemaah haji dan lima petugas kloter. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir | Editor: Iwan R