3 Kali Ganti Trase, Sulitnya Pembangunan Tol Jokowi di Sumbar

"Awalnya pemindahan trase, ternyata tidak cocok juga, sekarang trase ketiga"
Kerangka tol Padang-Pekanbaru (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Masifnya pembangunan tol oleh Presiden Jokowi tidak disambut positif di Sumatera Barat (Sumbar). Pasalnya sejak Groundbreaking oleh orang nomor satu di Indonesia itu belum terlihat progres signifikan.

Padahal, dari arah Pekanbaru telah lama dimulai pembangunan. Sementara di Sumbar pembangunan tahap 1 Padang -Sicincin belum juga terlaksana. Persoalannya kendala pembebasan lahan hingga saat ini.

Sebelumnya telah dilakukan pertemuan pemerintah provinsi, Kabupaten Padangpariaman serta pihak terkait bersama masyarakat yang terdampak (Lubuk Alung, Sicincin dan Sungai Abang). Walaupun berlangsung panas saat itu disepakati pemidahan trase sebab lebih kurang 246 rumah warga terdampak, belum lagi fasilitas lain serta tanah kaum.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, permintaan pemindahan trase dari masyarakat telah disampaikan ke Kementerian PUPR, ternyata tidak cocok dan akan disesuaikan lagi.

"Awalnya pemindahan trase, ternyata tidak cocok juga, sekarang trase ketiga. Kami dari provinsi menunggu dulu yang ketiga ini baru turun ke lapangan untuk pembebasan lahan," ujarnya, Rabu, 3 Juli 2019.

Menurutnya, masyarakat sangat mendukung pembangunan Tol Padang-Pekanbaru, namun tentu tidak berdampak besar pada kehidupan mereka. "Alhamdulillah masyarakat sangat mendukung, tinggal pemilihan trase yang cocok saja," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah pusat meminta pemerintah daerah untuk turun langsung menyelesaikan persoalan tersebut. Menanggapi hal itu Nasrul Abit mengaku akan berusaha semaksimalnya.

"Iya, kita diminta turun. Jadi kita lagi menunggu SK, kalau SK sudah ada kita akan turun lagi menentukan titik koodinat," tukasnya. (*)