BPBD Padang Pariaman Waspadai Tiga Bencana Alam Katergori Rawan

"Untuk Kabupaten Padang Pariaman daerah yang merupakan zona gempa ada di kawasan Sungai Limau, ke Tiku Utara berbatasan dengan Sungai Geringging bagian barat serta seluruh daerah pesisir Padang Pariaman."
Ilustrasi (KLIKPOSITIF)

PADANGPARIAMAN,KLIKPOSITIF -- Menyoal bencana alam pada kawasan Kabupaten Padang Pariaman yang luasnya mencapai 132.879 hektar dan terdiri dari 17 kecamatan, terdapat tiga jenis bencana alam dengan status rawan.

Kepala BPBD Padang Pariaman, Budi Mulya, menjawab KLIKOOSITIF terkait titik rawan bencana alam di kawasan tersebut ada tiga jenis bencana alam.

"Rinciannya, bencana longsor, banjir dan gempa. Ketiganya berstatus rawan untuk beberapa titik di Padang Pariaman, " kata Budi Mulya, Selasa 9 Juli 2019.

Dia merinci, untuk daerah rawan longsor dijumpai di kawasan yang memiliki lereng lebih dari 45% dengan tekstur tanah berpasir dan patahan.

"Nah itu dijumpai seperti pada Kecamatan Sungai Geringging, 2 x 11 Enam Lingkung, Batang Gasan, V Koto Kampung Dalam dan Kecamatan Sungai Limau serta Kec. IV Koto Aur Malintang," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, potensi longsor dapat juga disebabkan oleh lapisan kedap air yang dapat menjadi longsoran.

Kemudian, pada jenis bencana alam lainnya, kabupaten Padang Pariaman juga rawan terjadi banjir.

"Penyebab dari bencana alam banjir di Kabupaten Padang Pariaman yaitu dipengaruhi oleh curah hujan cukup tinggi, tipe dan karakter daerah," sebut Budi.

Menurutnya, dibeberapa kawasan kondisi daerah tangkapan air sudah mulai rusak. Selain itu kurangnya kualitas dan kuantitas drainase dan kurangnya pengelolaan daerah konservasi juga menjadi penyebab banjir.

"Secara umum bencana banjir yang terjadi adalah akibat kondisi drainase yang kurang baik sehingga saat hujan terjadi genangan serta terjadinya kerusakan hutan dihulu sungai, maka mengakibatkan erosi dan banjir,"ungkap Budi.

Untuk daerah rawan banjir, Budi merinci, yaitu di Kecamatan Batang Anai, Ulakan Tapakis, Sintuk Toboh Gadang, Lubuk Alung, Nan Sabaris, V Koto Kampung Dalam, Sungai Limau, Batang Gasan, dan 2×11 Enam Lingkung.

Sementara itu bencana alam lainnya adalah ... Baca halaman selanjutnya