Populasi Sapi Surplus, Pessel Hanya Punya Empat Dokter Hewan

"seharusnya untuk memaksimal kerja setidaknya daerah ini memiliki enam dokter hewan, diantaranya sesuai dengan ketersedian Puskeswan yang ada."
Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pesisir Selatan, Yosro didampingi Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Joni Alvian (KLIKPOSITIF/ Kiki Julnasri)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mengungkapkan, hingga kini daerah ini masih kekurangan tenaga dokter dan paramedis hewan.

Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pesisir Selatan mencatat kondisi ini seiring dengan populasi sapi di daerah ini, dimana dari 82 ribu ekor pupulasi, Pesisir Selatan hanya memiliki empat dokter hewan saja.

"Dari enam Puskeswan, kita hanya memiliki empat dokter hewan. Dan dibantu 20 tenaga medis untuk 15 kecamatan," ungkap Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pesisir Selatan, Yosro didampingi Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Joni Alvian kepada KLIKPOSITIF.

Ia menyebutkan, seharusnya untuk memaksimal kerja setidaknya daerah ini memiliki enam dokter hewan, diantaranya sesuai dengan ketersedian Puskeswan yang ada.

"Untuk mencegah layanan yang kurang optimal. Minimal setiap Puskeswan ada dokternya, ditambah tenaga untuk dilapangan," ujarnya.

Lanjutnya, minimya keberadaan dokter hewan di daerah tersebut karena dalam lima tahun terakhir tidak ada formasi pengangkatan ASN untuk dokter hewan, termasuk tahun 2018 lalu.

"Tahun ini kabarnya akan ada pembukaan formasi dokter hewan sebanyak enam orang dan akan kita ajukan nanti," terangnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya untuk memaksimalkan pelayanan. Meski hingga kini petugas yang ada masih belum bisa melayani keluhan peternak secara optimal.

Diketahui, Pesisir Selatan merupakan salah satu daerah memiliki populasi sapi surplus, diantaralain Pesisir Selatan memiliki plasma nutfah jenis Sapi Pesisir. Dimana, dari 82 ribu ekor populasi sapi tahun 2018, 65 ribu ekor merupakan sapi betina produktif. (Kiki Julnasri)