Zaman Orde Lama Pejabat Minta Dilayani, Gubernur Sumbar: Sekarang Jangan Coba-coba

"Perbedaan dulu dan sekarang sangat jauh. Hal itu demi memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat"
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, Dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat luas, seluruh instansi pemerintah harus merubah mindset dan mulai melakukan berbagai program pengelolaan pemerintah.

"Zaman orde lama para pejabat maunya minta dilayani, dihargai dan dihormati, tetapi jaman reformasi birokrasi terbalik pejabat yang harus melayani masyarakat termasuk semua ASNnya," kata Irwan Prayitno, Kamis, 11 Juli 2019.

Sekarang jangan coba - coba seperti itu, sebab masyarakat betul-betul mengharapkan kontribusi dari pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui pelaksanaan kebijakan-kebijakannya secara efektif, efisien, profesional dan berintegritas sehingga dapat memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

Disampaikannya, perbedaan dulu dan sekarang sangat jauh. Hal itu demi memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

"Bisa kita lihat kalau dulu cermin besar untuk berkaca terlihat disetiap kantor ada di luar ruangan, sekarang cermin tersebut pindah ke dalam ruangan, itu artinya setiap melayani masyarakat haruslah rapi dan profesional," jelasnya mencontohkan keadaan dulu dan sekarang.

Demi pelayanan tersebut dan sesuai perkembangan zaman, Pemprov Sumbar sudah mulai meninggalkan pelayanan konvensional yang sarat dengan antrean panjang, lama dan berbelit-belit.

"Untuk itu, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib melahirkan ide kreatif, inovasi atau terobosan dalam pelayanan publik," tegasnya.

Dilanjutkannya, reformasi birokrasi merupakan program utama yang diharapkan dapat membawa perubahan besar terhadap kinerja pemerintah kepada masyarakat. Perlu perubahan dalam sistem pemerintah yang efektif dan efisien dengan menggunakan kemajuan teknologi.

"Dengan pengguna sistem digital ... Baca halaman selanjutnya