Tindak Lanjut World Heritage, Pemko Sawahlunto Akan Libatkan Masyarakat

"Sudah saatnya kita memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat, sehingga bisa berkontribusi seperti apa langkah kedepan yang akan dilakukan"
Situs Lubang Tambang Mbah Soero di Kelurahan Tanah Lapang, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti mengatakan, dukungan masyarakat Sawahlunto merupakan hal yang strategis dalam menindaklanjuti status warisan budaya dunia (world heritage).

Sehubungan dengan hal itu, ia menekankan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memberikan informasi yang lengkap mengenai world heritage, agar masyarakat bisa satu visi dalam merancang apa yang akan dilakukan.

"Sudah saatnya kita memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat, sehingga bisa berkontribusi seperti apa langkah kedepan yang akan dilakukan," katanya di Sawahlunto, Kamis 11 Juli 2019.

Selain dengan masyarakat setempat, lanjutnya, OPD harus menjalin komunikasi dengan para ahli yang sedari dulu membantu dalam pengusulan menjadi world heritage.

"Kita butuh arahan dari ahli-ahli yang profesional agar penataan kawasan kota tua benar-benar matang. Tidak akan bisa, kalau hanya kita yang kerjakan semua," ujarnya.

Lebih jauh ia menambahkan, ia meminta OPD-OPD untuk menyelenggarakan seminar terkait pengelolaan destinasi kota warisan dunia. Karena, dalam pariwisata heritage yang lebih ditonjolkan ialah sisi edukasi dan informasi.

"Agar pelaksanaan teknis dapat berjalan dan jelas. Kita instruksikan dalam minggu ini sudah dibentuk tim kecil untuk mengurusnya," tuturnya.(*)