JCH Sawahlunto Dilepas, Wali Kota Ingatkan Cuaca Panas di Mekkah

"Persiapan yang tak kalah pentingnya yaitu fisik, kabarnya musim haji kali ini cuacanya panas, suhu bisa mencapai 50 derajat celsius. JCH harus mengatur pola makan, istirahat yang cukup dan mengikuti saran dari tenaga medis"
Wali Kota Sawahlunto Deri Asta Saat Memasangkan Kacu Kepada JCH di Masjid Agung Nurul Islam Sawahlunto, Jumat 12 Juli 2019 (Istimewa)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Sawahlunto dilepas secara resmi. Pelepasan tersebut ditandai dengan pemasangan kacu kepada jamaah yang tertua dan termuda oleh Wali Kota Sawahlunto Deri Asta.

"Jamaah tertua bernama Ratna Suarti Lillah berusia 88 tahun dan termuda bernama Syuci Chintya Dewi berusia 28 tahun," kata Wali Kota di Masjid Agung Nurul Islam Sawahlunto, Jumat 12 Juli 2019.

Deri menambahkan, menunaikan ibadah haji tidak cukup hanya dengan niat semata, namun harus diikuti dengan memahami rukun dan syaratnya. "Persiapan yang tak kalah pentingnya yaitu fisik, kabarnya musim haji kali ini cuacanya panas, suhu bisa mencapai 50 derajat celsius. JCH harus mengatur pola makan, istirahat yang cukup dan mengikuti saran dari tenaga medis," ujarnya.

"Semoga JCH menjadi haji yang mabrur dan selamat pergi dan pulangnya," sambungnya.

Pada kesempatan itu, ia juga menyinggung masa tunggu untuk melaksanakan ibadah haji. Bagi yang berkeinginan, lanjutnya, baik orang tua maupun anak untuk memulai mencicil di bank guna memudahkan nantinya. "Mengutip kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Sawahlunto, mendaftar hari ini berangkat tahun 2037," tuturnya.

Sementara itu, Kakankemenag Kota Sawahlunto Idris Nazar mengatakan, jumlah JCH reguler sebanyak 68 orang, dengan rincian 11 jamaah dari Kecamatan Talawi, 14 jamaah dari Kecamatan Silungkang, 31 jamaah dari Kecamatan Barangin dan 12 orang dari Kecamatan Lembah Segar.

"Ditambah 8 jamaah yang mengikuti haji plus, 6 jamaah dari PT. Arminareka dan 2 jamaah dari PT. Ar Nusa Tour," kata Idris.

JCH Kota Sawahlunto, lanjutnya, tergabung dalam kelompok terbang (Keloter) 9 gelombang pertama yang disatukan dengan JCH asal Kota Padang dan Kota Bukittinggi. "Besok 13 Juli masuk asrama haji di Tabing dan Minggu berangkat menuju Madinah," ujarnya.(*)