Jumlah Jurnal Ilmiah Terakreditasi Nasaional Minim, Kemenristekdikti-PNP Gelar Workshop

"Target kita sampai akhir tahun setidaknya 7200 jurnal terakditasi. Jika tidak ada jurnalnya yang terakreditasi nasional, maka akan menjadi boomerang, karena mahasiswa tidak akan bisa lulus program magister dan dokter. Sebab Permenristekdikti ini mulai diterapkan Oktober 2020 mendatang"

PADANG, KLIKPOSITIF - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) terus mendorong perguruan tinggi untuk meningkatkan jumlah jurnal ilmiah yang diakreditasi, karena hingga 2019 ini, Kemenristekdikti mencatat bahwa jumlah jurnal ilmiah yang terakteriditasi nasional sebanyak 2.700 jurnal ilmiah.

"Saat ini jurnal yang terakteriditasi nasional masih kurang sekitar 6.000 lagi. Kemenristekdikti punya program percepatan akreditasi dengan menyisir langsung 50 lokasi di Indonesia di 2019 ini," kata Kepala Subdiroktat Fasilititasi Jurnal Ilmiah Kemenristekdikti Dr Lukman saat workshop dan pendampingan jurnal ilmiah di Padang, Jumat, 12 Juli 2019.

Workshop dan pendampingan jurnal ilmiah yang ditaja Kemenristekdikti itu, bekerjasama dengan Politeknik Negeri Padang (PNP) dan Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Ahli Informatika Indonesia (DPW IAII) Sumbar ini, dan workshop itu diikuti oleh 42 orang peserta yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Insonesia.

Lebih lanjut Lukman menyampaikan bahwa dengan adanya gerakan percepatan ini, maka diharapkan ada 40 jurnal nasional terakdetasi dari satu lokasi, apalagi dengan adanya regulasi berupa Permenriktekdiksi Nomor 50 tahun 2018 yang mengharuskan setiap mahasiswa magister dan dokter jika ingin lulus harus publikasi di jurnal dan internasional yang berprestasi.

"Target kita sampai akhir tahun setidaknya 7200 jurnal terakditasi. Jika tidak ada jurnalnya yang terakreditasi nasional, maka akan menjadi boomerang, karena mahasiswa tidak akan bisa lulus program magister dan dokter. Sebab Permenristekdikti ini mulai diterapkan Oktober 2020 mendatang," jelasnya.

Workshop dan pendampingan ilmiah ini digelar, kata Lukman melanjutkan, bertujuan untuk mendorong peningkatan jurnal terakreditasi. Pada workshop ini, para peserta di bidang informatika yang jurnalnya belum terakreditasi diundang. Para peserta diberikan ... Baca halaman selanjutnya