CJH Payakumbuh Dilepas Wako, yang Tertua Berusia 87 Tahun

"Yunimar Lutan Amat tercatat sebagai CJH tertua, perempuan yang beralamat di Padang Tiakar Hilir, Payakumbuh Timur itu berangkat ke tanah suci di usia 87 tahun"
Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi saat melepas CJH asal daerahnya. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Sebanyak 244 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Payakumbuh dilepas secara resmi oleh Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi di GOR M Yamin, Kubu Godang, Payakumbuh, Sabtu (13/7).

Diantara CJH yang dilepas tersebut, Yunimar Lutan Amat tercatat sebagai CJH tertua, perempuan yang beralamat di Padang Tiakar Hilir, Payakumbuh Timur itu berangkat ke tanah suci di usia 87 tahun. Ia terlihat ikut hadir dalam acara pelepasan tersebut dengan menggunakan kursi roda.

Meski sempat hadir di awal acara, Yunimar terlihat meninggalkan gedung GOR di tengah-tengah acara yang sedang berlangsung dan tidak kembali lagi.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Payakumbuh, Mustafa menyebut, untuk musim haji tahun ini terdapat sebanyak 244 CJH yang akan berangkat ke tanah suci.

"Rinciannya, 95 orang laki dan 149 lainnya perempuan. Untuk perkecamatan, Kecamatan Payakumbuh Barak sebanyak 99 orang, Payakumbuh Utara 74 orang, Lamposi Tigo Nagori 12 orang, Payakumbuh Timur 47 orang, dan Payakumbuh Selatan terdapat 11 orang," jelas Mustafa.

CJH asal Kota Payakumbuh sendiri tergabung dalam kloter XV gelombang II Embarkasi Padang. Direncanakan bertolak menuju Embarkasi Padang pada 19 Juli dan menuju Jeddah dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang Pariaman pada 20 Juli.

"Untuk jadwal pemulangan direncanakan CJH asal Payakumbuh sudah tiba di BIM pada 31 Agustus," jelasnya.

Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi menyebut setiap tahunnya pemko selalu memfasilitasi keberangkatan dan kepulangan CJH dari daerahnya.

"Kita menyediakan bus yang mengangkut jamaah dari Kota Payakumbuh menuju BIM beserta dengan pengawalannya," jelas Riza.

Lebih lanjut, ia berpesan kepada seluruh CJH asal Kota Payakumbuh untuk bisa saling jaga satu sama lain.

"Jalankan ibadah dengan khusuk dan fokus, Jangan terlarut dengan urusan duniawa. Taati pimpinan regu dan pimpinan rombongan," terangnya. ... Baca halaman selanjutnya