Mufidah Jusuf Kalla Akan Hadiri Iven SISSCA 2019

"Ibu wapres kita, bu Mufidah sangat mengapresiasi iven ini, kolaborasi acara karnaval juga membantu dalam promosi produk kerajinan Songket Silungkang. Ia juga mendukung penuh karena ini cara kreatif dan inovatif dan siap memenuhi undangan kita"
Wali Kota Sawahlunto Berbincang Dengan Mufidah Jusuf Kalla di Kediaman Wakil Presiden (Istimewa)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mengatakan, iven Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCA) yang digelar pada awal September 2019 mendatang, akan dihadiri istri Wakil Presiden Republik Indonesia Mufidah Jusuf Kalla.

Ia menambahkan, pernyataan berkenaan hadir di SISSCA 2019 disampaikan saat ia bertemu di kediaman Wakil Presiden pada 11 Juli 2019 lalu. Tak sekedar menghadiri, lanjutnya, ibu Mufidah juga memberikan bantuan untuk memeriahkan iven tersebut, kemudian mengupayakan untuk menghadirkan mentri dan sejumlah duta besar negara sahabat, serta tokoh perantau Minang.

"Ibu wapres kita, bu Mufidah sangat mengapresiasi iven ini, kolaborasi acara karnaval juga membantu dalam promosi produk kerajinan Songket Silungkang. Ia juga mendukung penuh karena ini cara kreatif dan inovatif dan siap memenuhi undangan kita," katanya di Sawahlunto, Sabtu 13 Juli 2019.

Dalam pertemuan itu, Deri juga melaporkan penetapan Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto (OCMHS) oleh UNESCO di Baku, Azerbaijan pada 6 Juli 2019 lalu.

"Iven SISSCA ini mendukung penuh Sawahlunto sebagai world heritage. Nanti dalam desain yang ditampilkan, akan dipadu dengan sejarah pertambangan batubara. Dengan begitu informasi yang edukatif tentang world heritage dapat tersampaikan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Permeseuman dan Peninggalan Bersejarah (DKP2B) Kota Sawahlunto Halomoan mengatakan, kehadiran istri wapres dalam iven SISSCA akan banyak memberi dampak ke Sawahlunto. Selain itu, sambungnya, kita akan manfaatkan untuk mengangkat status world heritage.

"Status yang diberikan ini mestinya jadi kebanggaan Sumbar dan Indonesia. Atas hal itu, kita berkeinginan melalui SISSCA kita viralkan world heritage," kata Halomoan.(*)