Sampah Bisa Merusak Citra TdS dan Pariwisata Sumbar

"Koordinator Tim Teknis Asep Cheppy Sulaiman mengatakan, selama survei banyak menemukan tumpukan sampah jalan atau sekitar jalan yang akan dilalui pembalap"
Pembalap TdS memasuki garis finish (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Tim Teknis yang mensurvey jalan yang akan dilalai pembalap Tour de Singkarak 2019 baru saja menyelesaikan survei pertama. Banyak catatan dari mereka yang harus dibenahi, tidak hanya dari kondisi jalan namun juga dari sampah.

Koordinator Tim Teknis Asep Cheppy Sulaiman mengatakan, selama survei banyak menemukan tumpukan sampah jalan atau sekitar jalan yang akan dilalui pembalap.

Temuan tersebut dibeberkannya di dibeberapa titik seperti di kawasan Lembah Anai banyak terdapat sampah di sungai kecil sepanjang kawasan tersebut. Lebih parah lagi dekat kantor Bupati Solok Selatan dan beberapa titik di pinggir jalan. 

Menurutnya, sampah seperti itu bisa menjadi catatan buruk dalam pelaksanaan TdS dan berpengaruh kepada citra pariwisata Sumatera Barat (Sumbar).

"Nanti itu banyak media yang meliput, bahkan media luar, kamera mereka luar biasa menyorot hal itu. Ini akan berdampak kepada citra TdS dan pariwisata Sumbar," ujarnya kepada KLIKPOSITIF, Minggu, 14 Juli 2019.

Tidak hanya media yang akan melihat, wisatawan yang berkunjung saat pelaksanaan berlangsung juga akan menyoroti hal itu. 

Walaupun bukan orang Sumbar, Asep mengaku prihatin dengan kondisi tersebut dan berharap pemerintah daerah dan masyarakat bisa menjaga kebersihan sehingga tidak berpengaruh kepada TdS dan pariwisata Sumbar.

"Pesan kami dari tim teknis soal sampah ini bisa cepat diselesaikan," harapnya.

Kemudian, soal lain dari survei yang mereka lakukan kebiasaan masyarakat parkir kendaraan di badan jalan serta menumpuk material bangunan di jalan.

"Kalau soal jalan sudah kami sampaikan apa saja yang perlu diperbaiki dan di titik-titik mana saja," tukasnya. (*)