Pemprov Sumbar Minta Daerah Meriakan TdS dengan Atraksi Budaya dan UMKM

"Oni Yulfian mengatakan pemerintah daerah harus bisa mensingkronisasikan TdS dengan kegiatan lain dan tidak fokus kepada star atau finish saja"
Pembukaan TdS 2017 di Istano Basa Pagaruyuang, Tanah Datar (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meminta kabupaten dan kota untuk lebih fokus dalam kemeriahan event Tour de Singkarak 2019 dengan mengadakan kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat (Sumbar) Oni Yulfian mengatakan pemerintah daerah harus bisa mensingkronisasikan TdS dengan kegiatan lain dan tidak fokus kepada star atau finish saja.

"Kami berharap daerah bisa membuat kegaitan-kegaitan atau atraksi budaya lebih banyak serta melibatkan UMKM dalam penyelenggaraan TdS," pintanya, Senin, 15 Juli 2019.

Sehingga, kemeriahan TdS benar - benar dirasakan masyarakat dan pengunjung. Kalau bisa dibarengi kegiatan daerah sehari atau dua hari menjelang TdS.

"Jangan sampai hanya panggung saja berdiri saat star atau finish di daerah, bagusnya sehari atau dua hari ada kegiatan atraksi budaya atau pesta rakyat dan promosi produk UMKM," ujarnya.

Menurut Oni, Hal itu bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan membuat gesah TdS menjadi besar. Apalagi ditambah dengan pemberitaan media soal TdS.

"Pers juga ikut terlibat dalam pemberitaan sehingga TdS semakin besar," tukasnya.

Sementara itu, Kabupaten Kerinci salah satu daerah yang memanfaatkan momen TdS dengan kegiatan - kegiatan kesenian dan UMKM. Bahkan kabupaten yang baru bergabung ini akan memulai kegiatan dari 3 hingga 8 November. (*)