Masjid dengan Anggaran Rp4,6 Miliar Dibangun di Kantor Gubernur Sumbar

"Masjid baru yang berlokasi disebelah kiri aula kantor gubernur akan menghabiskan anggaran sekitar 4,6 miliar rupiah. Untuk pengerjaannya akan dilakukan dalam II tahap dengan luas 600 meter dan akan selesai tahun 2020"
Kantor Gubernur Sumbar (Rumah Bagonjong) (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mulai membangun Masjid baru di sebelah aula kantor gubernur. Pembangunan rumah ibadah ini karena umur Mesjid kantor Gubernur yang saat ini sudah berumur 40 tahun dan sudah tidak representif lagi untuk jamaah dalam beribadah.

Masjid baru yang berlokasi disebelah kiri aula kantor gubernur akan menghabiskan anggaran sekitar 4,6 miliar rupiah. Untuk pengerjaannya akan dilakukan dalam II tahap dengan luas 600 meter dan akan selesai tahun 2020.

Pembangunan Mesjid baru tersebut ditandai dengan diletakkannya batu pertama oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Senin (15/7/2019) pagi, yang juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Sekda Sumbar Alwis serta Kepala OPD Provinsi Sumbar.

Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar Herzadi Larzan menyampaikan, tahap I akan dibangun struktur pondasi dan kubah, dengan anggaran sekitar 2,9 miliar rupiah.

“Pengerjaannya selama 150 hari kalender, dan sudah dimulai pada Juli ini dan selesai Desember 2019. Namun demikian, kita usahakan selesai sebelum target,” sebutnya.

Sedangkan untuk tahap II merupakan tahap penyelesaian, dijelaskan Herzadi akan dilaksanakan pada tahun 2020, dengan anggaran sebesar 1,7 miliar.

Sementara itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, pembangunan Mesjid baru ini sudah lama ada didalam kepalanya. Namun baru hari ini bisa terlaksana karena sebelumnya ada pembangunan-pembangunan yang lebih priorotas, seperti Mesjid Raya Sumbar yang menyedot anggaran besar.

“Namun kita harus tetap bersyukur karena pembangunan Mesjid baru ini bisa terwujud, meskipun pengerjaannya dalam II tahap” ujarnya.

Kepada kontraktor yang mengerjakan pekerjaan bangunan, Irwan Prayitno menekankan untuk bekerja sesuai dengan ketentuan dan kesepakatan, jangan sampai nanti ada permasalahan, apalagi sampai bermasalah dengan penegak hukum.

“Ini rumah ... Baca halaman selanjutnya