Presiden Tekankan Penggunaan SDM Lokal Untuk Blok Masela

"Jadi ini kami melaporkan kepada Bapak Presiden bahwa persetujuan pemerintah terhadap pembangunan Blok Masela juga sudah diberikan. Jadi kami lapor dan kami serahkan persetujuannya di depan Bapak Presiden"
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut gembira tercapainya persetujuan untuk pembangunan Blok Masela antara pemerintah yang diwakili oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dengan investor pengelola blok tersebut Inpex Corporation.

“Presiden Jokowi menyambut gembira kerja keras kedua belah pihak sehingga proses negosiasi yang alot bisa diselesaikan. Investasi yang bernilai besar ini dinilai Presiden akan sangat berarti untuk Indonesia,” kata Menteri ESDM Ignasius Jonan usai bersama Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengantar delegasi Inpex Corporation yang dipimpin oleh President/CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda menghadap Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (16/7).

Dalam kesempatan itu Menteri ESDM melaporkan kepada Presiden mengenai telah diselesaikannya laporan revisi Rencana Pengembangan (Plan of Development/PoD) Proyek Minyak dan Gas Blok Masela, Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.

“Jadi ini kami melaporkan kepada Bapak Presiden bahwa persetujuan pemerintah terhadap pembangunan Blok Masela juga sudah diberikan. Jadi kami lapor dan kami serahkan persetujuannya di depan Bapak Presiden,” ujar Jonan seusai pertemuan.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menambahkan, Presiden Jokowi menyampaikan harapannya agar Inpex akan commit dengan apa yang sudah tertuang di PoD dan apa yang dipersyaratkan dalam persetujuan Menteri ESDM pada PoD itu.

Selain menyampaikan harapannya tersebut, Presiden Jokowi juga ingin agar Inpex bisa memaksimalkan konten lokal dalam mengelola Blok Masela. Tak hanya itu, Kepala Negara juga berharap tenaga kerja lokal bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Jadi nanti ada training-training untuk bisa meningkatkan kapabilitas dari SDM setempat,” tutur Dwi.

Untuk diketahui, revisi PoD yang dilaporkan kepada Presiden Jokowi ini merupakan tindak lanjut dari ... Baca halaman selanjutnya