108 CJH Dilepas Oleh Walikota Pariaman

Wakil Walikota Pariaman, Mardison menyerahkan bendera CJH Kloter 15, bentuk resmi pelepasan CJH ke Tanah Suci Makah
Wakil Walikota Pariaman, Mardison menyerahkan bendera CJH Kloter 15, bentuk resmi pelepasan CJH ke Tanah Suci Makah (Ist)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- 108 calon jamaah haji asal Kota Pariaman dilepas secara resmi oleh Walikota Pariaman untuk menunaikan ibadah haji dalam kloter 15, Rabu 17 Juli 2019.

Diketahui, tidak keselurahan calon jamaah haji diberangkatkan dalam kloter 15 pada Jumat (19/7). Dua orang terpaksa berangkat dengan kloter 18 karena sanggup melunasi biaya haji pada tahap 4.

Wakil Walikota Pariaman, Mardison, di kesempatannya mengatakan, agar calon jamaah haji menjaga fisik saat menunaikan ibadah haji.

Baca Juga

"Selain menjaga fisik, kita harus mengikuti instruksi pembimbing haji. Harapannya kembali pulang dengan selamat, sehat, dan menjadi haji yang mambrur, " kata Mardison, Rabu 17 Juli 2019.

Sementara itu, Amril, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Pariaman mengatakan, keberangkat ke Tanah Suci dengan kloter 15 pada 19 Juli 2019. Pada Kloter 15 terdapat penggabungan jamaah dengan asal Kota Padang dan Payakumbuh.

Sementara itu, 2 orang harus menunggu keberangkatan dengan kloter 18 sebab baru melunaskan biaya pada akhir Juni tahun ini.

"Jamaah dari Kota Pariaman seluruhnya berjumlah 110 orang, yang berangkat dengan kloter 15 ada 108 orang dengan pembiayaan tiga tahap. Pembiayaan pada tahap 4 harus menunggu lkoter 18,sl sebanyak 2 orang," ungkap Amril, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Pariaman, Senin 8 Juli 2019.

Lebih lanjut dikatakannya, tahun ini, calon jamaah haji tidak bisa diberangkatkan dalam satu kloter karena ada penambahan jamaah haji.

"Penambahan itu untuk Indonesia total 10.000 jamaah, untuk Sumbar sebanyak 370, dan Pariaman ada penambahan sebanyak 14 orang calon jamaah, " sebutnya.

Amril menjelaskan, insyaallah calon jamaah itu diberangkatkan usai Ashar pada 19 Juli 2019. Dalam jadwal sampai di lokasi sekitar jam 8 malam.

"Untuk usia, jamaah haji yang lansia diperkirakan sebanyak 15 orang. Yang termuda ada satu orang atas nama Kurniawan umur 22 tahun, sementara itu jamaah tertua berumur 88 tahun atas nama Ali Amran," ungkapnya.

Untuk yang batal berangkat, kata Amril lagi, ada satu orang jamaah perempuan. Jamaah itu bernama Artima, meninggal saat bulan puasa kemarin.

"Untuk kesehatan jamaah haji, alhamdulillah keseluruhan sampai saat ini sehat-sehat saja," jelasnya.

Secara keseluruhan, Amril mengatakan dalam 15 kloter akan berangkat sebanyak 338 jamaah dengan rincian, jamaah dari Padang jumlah 36,Payakumbuh 243 jamaah, dan Pariaman sebanyak 108. (RHS)

Editor: Eko Fajri