Ini Tanggapan Pedagang Tentang Rencana Penertiban Nama Warung Tidak Lazim

"Pedagang berharap Pemko Padang kembali memikirkan tentang hal tersebut"
Warung Mie Judes Narako Andalas (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Salah seorang pedagang yang memiliki warung dengan nama tidak lazim, Mie Judes Narako tidak setuju dengan rencana penertiban yang akan dilakukan oleh Satpol PP Padang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wahyu pemilik Mie Judes Narako yang berada di Jalan Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang - Sumbar.

Ia mengatakan, dirinya terang tidak setuju dengan penertiban itu, apalagi diminta untuk mengganti nama yang telah ia rintis sejak tiga tahun yang lalu itu.

"Kalau untuk mengganti nama saya tidak setuju, karena pelanggan saya sudah tahu dengan nama ini," ujarnya.

Menurutnya, arti nama Judes Narako terhadap masakan yang ia sediakan itu adalah kepedasan yang luar biasa. "Kalau menurut saya nama ini tidak ada masalah," lanjutnya.

Ia mengkhawatirkan jika nanti ia mengganti nama warungnya, pelanggan yang telah ia bangun sejak tiga tahun akan menghilang.

"Nanti kalau namanya diganti, tentu pelanggan tidak tahu lagi dengan produk yang saya sediakan," lanjutnya.

Menurutnya, jika ada masyarakat yang melaporkan tentang nama yang dianggap tidak lazim itu, kenapa masih banyak masyarakat yang memesan produk miliknya.

"Kalau misalnya masyarakat tidak suka, pasti jualan saya tidak akan laku. Kenyataannya ini masyarakat masih banyak kok yang membeli," lanjutnya.

Ia berharap Pemko Padang kembali memikirkan tentang hal tersebut karena akan berpengaruh terhadap perekonomian pedagang.

Baca berita terkait : Nama Warung Tidak Lazim, Ini Tindakan yang akan Dilakukan Satpol PP Padang

[Halbert Caniago]