Dukung World Heritage, Pemprov Sumbar Akan Naikkan Status Jalan Provinsi

"Ini Sawahlunto statusnya sebagai world heritage jug mewakili Indonesia. Agar lebih baik kedepannya, Kan kita coba usulkan ke pusat, jalan provinsi disini kita naikkan statusnya jadi jalan nasional, Sehingga jalan disini dikelola dengan dana APBN"
Wagub Sumbar Nasrul Abit dan Wali Kota Sawahlunto Deri Asta di Situs Lubang Tambang Mbah Soero (Humas Setdako Sawahlunto/Istimewa)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit mengatakan, dalam mendukung penetapan warisan budaya dunia situs Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto, pihaknya akan membantu dengan pembenahan dan pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata.

Ia berjanji mengupayakan agar sejumlah ruas jalan provinsi yang melalui Sawahlunto dapat ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional. Sementara itu, untuk pembenahan sekarang, jalan provinsi di Sawahlunto akan ditambal yang sudah masuk dalam anggaran pemeliharaan.

"Ini Sawahlunto statusnya sebagai world heritage jug mewakili Indonesia. Agar lebih baik kedepannya, Kan kita coba usulkan ke pusat, jalan provinsi disini kita naikkan statusnya jadi jalan nasional, Sehingga jalan disini dikelola dengan dana APBN," katanya saat mengunjungi ruas jalan provinsi di Sawahlunto, Rabu 17 Juli 2019.

Selain itu, lanjut Nasrul Abit, pihaknya juga meminta Pemko Sawahlunto bersinergi dengan PT. Bukit Asam selaku pengelola pertambangan Ombilin dapat berjalan. "Kita ini bersiap menyambut wisatawan dari nasional maupun mancanegara. Sebelum itu, saya harap di internal kita semuanya solid. Jangan sampai ada masalah internal," ujarnya.

Nasrul menambahkan, pihaknya akan segera mengkoordinasikan dapat pembahasan Badan Pengelola Ombilin dengan PT. Bukit Asam dan PT. Kereta Api Indonesia, Pemko Sawahlunto dan 6 kabupaten/kota lainnya yang dilalui rel kereta api pengangkut batubara hingga ke pelabuhan Teluk Bayur. "Mungkin tanggal 23 Juli nanti kita sudah laksanakan rapat tentang pembahasan Badan Pengelola Ombilin ini," katanya lagi.

Sementara itu, Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mengatakan, Pemko Sawahlunto tidak bisa bergerak sendiri untuk pengelolaan warisan budaya dunia ini, perlu dukungan dari pihak Pemprov dan Pusat.

"Memang kami di Sawahlunto yang bergerak terdepan, namun tentu semua pihak harus mendukung. Maka dari itu, kami koordinasi terus dengan ... Baca halaman selanjutnya