Kapolres Beri Ultimatum Pelaku Ilegal Mining di Pessel

"Ancaman hukuman untuk para pelakunya sangat berat"
Kapolres Pessel, AKBP Ferry Herlambang (KLIKPOSITIF/Kiki Julnasri Priatama)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Ferry Herlambang memberi peringatan pelaku praktek ilegal mining di daerah tersebut. Sebab, hal tersebut dinilai melawan hukum dan berdampak terhadap perusakan lingkungan.

"Kalau ada laporan ilegal mining, kami akan segera cek. Jika ada pelanggaran pidana, akan kita tindak," tegasnya kepada KLIKPOSITIF.

Dia menjelaskan, setiap pelaku ilegal mining bisa dikenakan hukuman penjara sesuai undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dalam pasal 158 dengan ancaman pidana penjara 10 tahun dan denda Rp10 miliar.

"Sejauh ini belum ada laporan masuk. Sebelumnya ada beberapa waktu lalu. Tapi sudah kami cek dan mereka sudah punya izin," ungkapnya.

Tehadap pelaku usaha tambang, ia menyarakan agar bisa melengkapi syarat usaha sesuai undang-undang berlaku. Sebab, perbuatan tambang diluar aturan merupakan perbuatan melanggar hukum. "Jangan sampai melanggar Undang-undang lingkungan. Untuk pencegahan, kami terus sosialisasikan," ungkapnya.

Lanjutnya, jika ada indikasi ilegal mining, pihaknya mengharapkan peran masyarakat untuk bekerjasama dengan kepolisian. Sebab, dengan keterbatasan perseonel, hal itu sulit diatas secara maksimal. "Kita sangat butuh laporan dari masyarakat. Jika ada, segara lapor. Maka akan segera kami tindaklanjuti," pungkasnya.

[Kiki Julnasri Priatama]