Warisan Budaya Dunia Tambang Ombilin Sawahlunto Disiapkan untuk Wisman

"Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan, sebagai tujuan wisatawan mancanegara (Wisman) perlu perbaikan"
Wagub Sumbar Nasrul Abit saat meninjau Tambang Batu bara Ombilin Sawahlunto (KLIKPOSITIF/Haikal )

PADANG, KLIKPOSITIF - Pasca ditetapkan sebagai warisan budaya dunia UNESCO, Tambang batu bara Ombilin Sawahlunto perlu berbenah. Pembenahan mulai dari sarana dan prasarana pendukung, seperti infrastruktur penunjang pariwisata, seperti jalan, hotel dan penginapan.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan, sebagai tujuan wisatawan mancanegara (Wisman) perlu perbaikan, termasuk transportasi perjalanan rel kereta api untuk pengangkutan batu bara yang menghubungkan enam kabupaten kota di Sumbar (Kota Padang, Padang Panjang, Solok, Kabupaten Solok, Padang Pariaman dan Tanah Datar).

peninggalan jaman Belanda yang memamerkan beberapa peralatan yang digunakan untuk menambang batu bara di Ombilin sejak ratusan tahun lalu, Museum Goedang Ransoem, terus dilanjutkan ke Kantor Unit Penambangan Ombilin dan memasuki Lubang Tambang Mbah Suro.

"Kita tentu berharap dengan adanya warisan budaya dunia di Sawahlunto, bisa mendongkrak pariwisata Sumbar," ujarnya, Kamis 18 Juli 2019 di Padang.

Menurut Nasrul Abit, dampak akan sangat besar bagi perekonomian daerah Sawahlunto. Ke depan, pihaknya akan mengupayakan agar sejumlah ruas jalan di Sawahlunto dapat ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional.

"Sebagai penunjang jalan Sawahlunto yang statusnya jalan provinsi, untuk sementara dalam pembenahan kita akan perbaiki, sudah ada dalam anggaran pemeliharaan kita," kata Dia.

Namun karena Sawahlunto statusnya sebagai warisan budaya dunia (world heritage) juga mewakili Indonesia, maka perlu usulan ke pusat agar naik status menjadi jalan nasional.

"Kalau disetujui kita bisa mengajukan usulan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan memperlebar ruas jalan, agar akses ke Sawahlunto lancar," tukasnya. (*)