Erosi Sungai Ancam Rumah Warga, PSDA Pessel Turun ke Lapangan

"Ada satu titik yang paling kritis yang panjangnya mencapai 100 meter"
Erosi sungai yang mengancam rumah warga di Kampung Teratak Panas (Istimewa)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Dinas Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat meninjau kondisi rumah yang terancam ambruk akibat erosi sungai di Kampung Teratak Panas, Nagari Ampingparak, Kecamatan Sutera Pessel, Kamis 18 Juli 2019.

Kepala Bidang Pantai dan Rawa PSDA Pessel, Novi Irawan menyebut, dari enam titik tebing sungai yang mengalami erosi, PSDA Pessel mendapati satu titik yang terparah, yang berdampingan langsung dengan rumah warga dan akses jalan.

"Ada satu titik yang paling kritis. Itu panjangnya 100 meter untuk pengamanan rumah penduduk dengan akses jalan," ungkapnya kepada KLIKPOSITIF.

Ia menjelaskan, dari hasil pengecekan tim ke lapangan, pihaknya segera meneruskan ke BPBD setempat. Sebab, penanganan akan diupayakan melalui anggaran tanggap darurat.

"Sesuai mekanisme hasil tinjauan ini diteruskan ke BPBD Pessel. Dan menunggu hasil putusan serta perintah pimpinan," ungkapnya.

Terkait berapa anggaran yang dibutuhkan, pihaknya belum bisa menyebutkan secara detail. Sebab, hasil peninjauan tersebut terlebih dahulu harus pengkajian secara teknis.

"Akan dibahas secara teknis. Sebab, butuh perencanaan yang cermat," tutupnya.

Sebelumnya, sejumlah rumah warga yang berada di sekitaran tebing sungai di Kampung Teratak Panas, Nagari Amping Parak Timur, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat terancam amblas akibat erosi sungai.

Informasi yang diterima KLIKPOSITIF, kondisi ini sudah terjadi sejak 2014 lalu. Hingga saat ini warga dan pemerintah nagari setempat masih menunggu penanganan Pemkab setempat.

"Yang lebih parah saat hujan, aliran sangat deras dan tebing sungai tidak ada batu penahannya sehingga terjadi seperti ini," sebut warga setempat, Nuralis (62).

[Kiki Julnasri]