Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup di Hambalang, Ada Apa?

"pak Prabowo ingin memberikan penjelasan tentang hasil pertemuan dengan pak Jokowi kemarin sambil juga memberi kesempatan anggota Dewan Pembina memberi masukan segala macam"
Sejumlah mobil memasuki kediaman Prabowo Subianto di Hambalang jelang pertemuan tertutup Dewan Pembinan Partai Gerindra, Jumat (19/7/2019) (Suara.com)

KLIKPOSITIF -- Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan para Dewan Pembina dalam rapat yang diselenggarakn di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/7/2019).

Pantauan Suara.com jaringan Klipositif.com, sejumlah mobil sudah memasuki kediaman Prabowo Subianto sejak pagi. Sementara awak media tidak diperkenankan masuk karena rapat Dewan Pembina tersebut berlangsung tertutup.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono mengatakan rapat diinisiasi oleh Prabowo Subianto selaku Ketua Dewan Pembina dan akan dimulai sejak pagi hari ini sekitar pukul 08.00 WIB. Rapat tertutup itu diperkirakan selesai pada siang hari.

"(Bertemu) Dewan Pembina, ya pak Prabowo ingin memberikan penjelasan tentang hasil pertemuan dengan pak Jokowi kemarin sambil juga memberi kesempatan anggota Dewan Pembina memberi masukan segala macam," kata Fery di Hambalang, Bogor, Jumat (19/7/2019).

Selain memberi laporan dan dengar pendapat, dalam rapat Dewan Pembina juga akan ada bahasan mengenai sikap politik Partai Gerindra ke depan. Apakah oposisi atau bergabung dengan koalisi Jokowi.

"Iya salah satunya mengenai itu. Tetapi ya nantikan kalau mengenai keputusan itu diputuskan dalam forum rapat pimpinan atau rapat kerja partai yang menghadirkan seluruh pimpinan partai seluruh Indonesia," ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani memastikan kembali bahwa akan ada pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Dewan Pembina Partai Gerindra pada Jumat (19/7/2019) besok.

Dalam pertemuan itu nantinya Prabowo akan menyampaikan tentang beberapa hal kepada Dewan Pembina, mulai dari hasil pemilihan legislatif hingga perkembangan isu terkini usai pilpres dan keputusan Mahakamah Konstitusi.

"Pertama, tentang hasil pemilihan umum legislatif yang tentu saja komisi pemilihan umum sudah membentuk jumlah kursi DPR RI, jumlah kursi provinsi dan jumlah DPRD ... Baca halaman selanjutnya