Bupati Pessel: Jangan Suruh Pasien Isi Minyak Ambulans

"Semua gratis. 'Gak' ada, dia suruh bayar, dia suruh mengisi. Kalau 'gak' lapor ke saya, Pukesmas mana, Saya copot kepalanya (pimpinnan Puskesmas)"
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni (Net)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni akan mecopot jabatan kepala Puskesmas yang tidak menyiagakan besin atau minyak ambulans saat dibutuhkan pasien atau masyarakat di daerah ini.

Ia menginginkan, setiap Puskesmas harus mengutamakan pelayanan terlebih dahulu, ketimbang pegawai atau pejabat Puskesmas menolak pasien karena tidak ada biaya.

"Semua gratis. 'Gak' ada, dia suruh bayar, dia suruh mengisi. Kalau 'gak' lapor ke saya, Pukesmas mana, Saya copot kepalanya (pimpinnan Puskesmas)," bebernya dengan nada geram saat diwawancarai.

Ia menjelaskan, setiap pelayanan pemerintah harus dilakukan dengan baik dan sesuai aturan. Apalagi, pelayanan rumah sakit atau Puskesmas, pasien harus dijadikan raja.

"Pelayanan senyum, sapa, salam itu sudah konsep. Itu tidak bisa dimain-main lagi. Masyarakat harus kita ayomi. Masyarakat raja," jelasnya.

Ia tidak ingin lagi mendengarkan adanya laporan terkait keteledoran Puskesmas yang tidak siaga dengan ambulans. Jika memang terkendala besin, ia meminta Puskesmas lapor kepadanya.

"Kalau dia tidak punya, minta ke Bupati. Kepalanya tidak punya uang, nanti minta ke saya. Intinya tidak boleh," ungkapnya.

Ia berharap, tidak adalagi pelayanan Puskesmas di daerah ini mempersulit masyarakat. Sebab, ia setiap pelayanan harus meringankan beban masyarakat, jangan menambah sulit.

"Masyarakat tidak boleh dipersusah sekarang. Masyarakat harus kita ayomi. Masyarakat raja. Kalau gak, jangan mau jadi pemimpin,"tegasnya. (Kiki Julnasri)