KUA-PPAS 2020 Disepakati, APBD Payakumbuh Ditaksir Defisit Rp81,24 M

"Dalam KUA-PPAS yang ditandatangani itu, Pendapatan Daerah Payakumbuh 2020 diproyeksikan sebesar Rp624.946.568.857. Sedangkan Belanja Daerah Payakumbuh pada 2020 diproyeksikan mencapai Rp706.180.478.683."
Penandatangan nota kesepakatan KUA-PPAS Kota Payakumbuh tahun anggaran 2020. (Ist)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Defisit Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Payakumbuh untuk 2020 diprediksi makin membengkak dan ditaksir mencapai angka Rp81,24 Miliar.

Hal itu diketahui setelah dilakukannya penandatangan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kota Payakumbuh tahun anggaran 2020 di Gedung DPRD, Selasa (23/7).

Dibandingkan dua tahun terakhir, yaitu 2018 dan 2019, defisit APBD untuk 2020 adalah yang terbesar. Karena pada 2018 APBD Payakumbuh defisit sekitar Rp72 M, selanjutnya pada 2019 APBD daerah itu mengalami defisit sekitar Rp42,53 M.

Dalam KUA-PPAS yang ditandatangani itu, Pendapatan Daerah Payakumbuh 2020 diproyeksikan sebesar Rp624.946.568.857 dengan rincian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp122.250.122.857, Dana Perimbangan sebesar Rp476.071.446.000 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp26.625.000.000.

Sedangkan Belanja Daerah Payakumbuh pada 2020 diproyeksikan mencapai Rp706.180.478.683. Hal itu terdiri atas Belanja Tidak Langsung sebesar Rp314.910.390.524, dan Belanja Langsung sebesar Rp391.270.088.159. Sementara itu, Pembiayaan Daerah Payakumbuh diproyeksikan Rp81.233.909.826.

Wakil Ketua DPRD Payakumbuh, Suparman selaku pimpinan Rapat Paripurna menyampaikan, KUA-PPAS 2020 ini telah melalui serangkaian pembahasan dan proses yang cukup panjang dan alot.

"Dimulai dari 9 Juli 2019 pada saat penyampaian Nota Penjelasan Walikota Terhadap KUA-PPAS 2020 dilanjutkan dengan Rapat Kerja Komisi denngan mitra kerja kemudian dibahas dalam Rapat Internal Komisi pada tanggal 13 Juli 2019 hingga pembahasan bersama antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tanggal 19 sampai dengan 22 Juli 2020," jelasnya, Selasa 23 Juli 2019.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz mengapresiasi kinerja Banggar DPRD dan TAPD atas keseriusan dan kerja samanya dalam membahas ... Baca halaman selanjutnya