Menyedihkan, Kasus Pelecehan Seksual Banyak Terjadi di Pessel

"Sepanjang 2019, kasus pelecehan seksual terhadap anak dan perempuan di Pessel berjumlah 44 kasus"
Ilustrasi (Net)

PESSEL, KLIKPOSITIF-- Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mencatat sepanjang 2019 hingga Juni 2019, kasus pelecehan seksual terhadap anak dan perempuan di Pessel berjumlah 44 kasus.

"Sampai Juni 2019, sudah 44 kasus, 12 diantaranya adalah pelecehan seksual terhadap perempuan (dewasa)," ungkap Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pessel, Rahmi Yeti Idrus kepada wartawan di Painan, Selasa 23 Juli 2019.

Ia menjelaskan, dari catatan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak Kabupaten Pesisir Selatan, pada 2018 kasus serupa terjadi sebanyak 85 kasus, dan 92 kasus pada 2017.

"Pada 2019, kasus tertinggi adalah Lengayang, Sutera dan Air Pura. Tahun Sebelumnya (2018) di Koto XI Tarusan," jelas Rahmi.

Menurutnya, adanya kasus ini di Pesisir Selatan sebagian besar akibat kemajuan teknologi, selain, diakibatkan karena faktor ekonomi dan rendahnya pendidikan.

"Kami terus giatkan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan nagari dengan membentuk Satgas P2TP2A di kecamatan (untuk menekannya)," ujarnya.

Lanjutnya, dari 44 kasus pelecehan dan seksual terhadap perempuan dan anak tersebut, seluruh sudah masuk proses hukum. Namun, kendati demikian, ia belum mengetahui yang memiliki hukum tetap.

"Ini semua sudah diproses hukum. Soal berapa yang telah putus kami juga belum tahu," tutupnya.

[Kiki Julnasri]