Heboh di Bukittinggi, Pelaku Begal Beraksi di Flyover Saat Subuh

"Korban dipukul, sepeda motor terbakar dan uang belasan juta raib diambil pelaku begal"
Sepeda motor korban yang terbakar (Roni)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Warga Bukittinggi - Sumbar dihebohkan dengan aksi begal yang terjadi di jalan flyover atau jalan layang kawasan Aur Kuning Bukittinggi, Selasa 23 Juli 2019. Korban dipukul dan uang belasan juta raib diambil pelaku begal.

Menurut Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Andi Mohamad Akbar Mekuo, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Korbannya bernama Prisma Arianto (31), yang merupakan warga Jorong Aro Kandikia, Nagari Gaduik, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam - Sumbar.

Kasat menjelaskan, kejadian berawal saat korban berangkat dari rumah menuju Pasar Padang Lua dengan melintasi flyover Bukittinggi dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo. Namun sesampainya di kawasan flyover, mendadak muncul dua sepeda motor yang saling berboncengan, dengan jumlah total empat orang.

Dua kendaraan itu langsung memepet korban, dan salah seorang diantara pelaku menendang sepeda motor korban dan membuat korban kehilangan keseimbangan dan tersandar ke pinggir jembatan flyover. Tak sampai di sana, pelaku kemudian memukul korban ke bagian kepala menggunakan besi panjang, yang membuat korban terjatuh.

"Saat itu korban memakai helm, sehingga korban tidak mengalami luka-luka pada bagian kepala," ujar Andi Mohamad Akbar Mekuo.

Lanjutnya, saat korban terjatuh, keluar uang sebanyak Rp13 juta yang dibungkus dalam plastik putih, yang disimpan korban dalam jok motor. Melihat hal tersebut, pelaku langsung mengambilnya.

"Setelah itu, muncul percikan api dari sepeda motor korban dan tak lama kemudian sepeda motor korban pun terbakar. Kami masih mendalami apa penyebab kebakaran itu, apakah sengaja dibakar pelaku, atau karena faktor lainnya," ulas Kasat.

Disaat sepeda motor korban mulai terbakar, para pelaku begal langsung tancap gas menuju arah Simpang Taluak.

"Saat kejadian, semua pelaku mengenakan helm untuk menutupi wajahnya, sehingga korban tidak bisa melihat jelas ... Baca halaman selanjutnya