Wakapolres Sijunjung : Budaya Malu Penting Dalam Pemberantasan Pungli

"Pungli bisa kita berantas bersama, selain melaksanakan fungsi-fungsi, ada yang lebih penting dari itu, membudayakan malu pada diri sendiri"
Sosialisasi Pencegahan Pungutan Liar Oleh Ketua Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Kabupaten Sijunjung Kompol Suyanto (Istimewa)

SIJUNJUNG, KLIKPOSITIF -- Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Sijunjung Kompol Suyanto mengatakan, menanamkan budaya malu merupakan hal yang penting dalam pencegahan praktik pungli liar (Pungli).

Hal tersebut disampaikan saat memberikan sosialisasi tentang Pungli pada penerimaan peserta didik baru kepada kepala sekolah SD, SMP dan SMA se Kabupaten Sijunjung di Ruang Pertemuan Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung, Jumat 26 Juli 2019.

"Pungli bisa kita berantas bersama, selain melaksanakan fungsi-fungsi, ada yang lebih penting dari itu, membudayakan malu pada diri sendiri," katanya selaku Ketua Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Kabupaten Sijunjung.

Menurutnya, memang ada tiga hal dalam memberantas praktik Pungli tersebut, yakni tindakan preventif (pencegahan), preemtif (memberikan pemahaman) dan represif (menangkap). Namun dari semua itu budaya malu lebih baik dalam pemberantasannya.

Suyanto menambahkan, jika budaya malu telah luntur, saya yakin dan percaya disanalah peluang tertanamnya bibit-bibit pungli dan akan diikuti korupsi.

"Jangan dibiasakan, cegah dari yang kecil dulu

Apalagi budaya malu selaras dengan budaya dan agama," kata Suyanto lagi.(*)