PDGI Sumbar Sebut Kasus Dokter Gigi Romi Ternyata Karena...

"Akan ada sidang kode etik dalam kasus ini"
Sekretaris Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Sumatera Barat, drg H Busril (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kasus dokter gigi Romi yang dibatalkan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) ternyata karena adanya laporan yang dilakukan oleh dokter lainnya.

"Kami telah menerima laporan bahwa untuk kasus dokter gigi Romi itu karena dilaporkan oleh dokter lainnya yang merupakan pesaingnya," ujar Sekretaris Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Sumatera Barat, drg H Busril saat diwawancarai klikpositif, Jumat 26 Juli 2019.

Ia mengatakan bahwa yang melaporkan keadaan dokter Romi kepada tim pansel adalah seorang dokter gigi yang rankingnya berada di bawah dokter Romi.

"Kami mendapatkan informasi bahwa yang melaporkan keadaan dokter Romi adalah Dokter berinisial LS yang rankingnya berada di bawah Dokter Romi," ungkap Busril.

Menurutnya, yang dilakukan oleh dokter LS telah melanggar kode etik kedokteran. "Menurut informasi yang kami peroleh, dokter LS melaporkan bahwa seorang dokter gigi harus melayani pasien dengan cara berdiri," lanjutnya.

Ia mengatakan bahwa dokter LLS nantinya akan menjalani sidang kode etik oleh PDGI Sumatera Barat terkait hal yang ia lakukan terhadap dokter Romi.

"Nanti ia akan kami sidang etik dan kami akan memanggil dokter LS untuk meminta keterangannya terkait informasi yang kami peroleh," sambungnya.

Pada sidang etik nantinya, sanksi yang akan diberikan mulai dari ringan hingga sanksi yang berat sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.

[Halbert Caniago]