Sumbar Masih Butuh Ratusan Hotel untuk Memperkuat Sektor Pariwisata

"Beberapa daerah yang telah memiliki hotel seperti Kota Padang, Bukittinggi dan Tanah Datar (baru satu hotel). Sementara daerah lain yang juga telah berkembang pariwisatanya belum memiliki hotel yang layak untuk wisatawan "
Salah satu hotel berbintang di Kota Bukittinggi (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Sumatera Barat masih butuh ratusan hotel lagi untuk menunjang pengembangan pariwisata di daerah itu. Pasalnya hingga hari ini dari 19 kabupaten dan kota, baru beberapa daerah yang sudah memiliki hotel sesuai standar wisatawan.

Beberapa daerah yang telah memiliki hotel seperti Kota Padang, Bukittinggi dan Tanah Datar (baru satu hotel). Sementara daerah lain yang juga telah berkembang pariwisatanya belum memiliki hotel yang layak untuk wisatawan.

Itu artinya banyak daerah yang tidak mendapatkan hasil dari perkembangan pariwisata, sebab ketidaktersedian hotel membuat wisatawan tidak berlama - lama di daerah tersebut.

Pariwisata daerah di Sumatera Barat (Sumbar) mulai berkembang, namun dibeberapa daerah masih kekurangan penung

Ketua Pengembangan Pariwisata Sumbar Nasrul Abit menyebutkan pertumbuhan dan perkembangan bisnis perhotelan, menjadi salah satu faktor kemajuan industri pariwisata.

Kepariwisataan Sumbar menurut Nasrul Abit, tidak akan bisa berkembang pesat dengan hanya bermodalkan keindahan alam semata. Untuk itu juga dibutuhkan pertumbuhan wisata, termasuk industri penginapan.

Dijelaskannya, saat ini Sumbar hanya punya 300 hotel, berkaca kepada daerah yang sudah bagus pariwisatanya jumlah itu sedangkan jauh sangat sedikit.

"Mataram itu jumlah hotelnya mencapai seribu unit. Nah, kalau kita mau jadi daerah Industri pariwisata seperti Mataram, maka harus ada 700 hotel lagi," katanya, Sabtu, 27 Juli 2019.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membuka diri bagi investor untuk membangun hotel di daerah tersebut. "Kami akan bantu jika ada yang berminat, terutama di daerah pariwisata yang saat ini masih belum banyak hotel," ujarnya. (*)