PDGI Sumbar Akan Sidang Etik Seorang Dokter Terkait Kasus Drg Romi

"Kami mendapatkan informasi bahwa yang melaporkan keadaan dokter Romi adalah LS yang rangkingnya berada di bawah Dokter Romi"
drg Romi bersama kelompok Disabilitas melakukan aksi damai mencari keadilan di Padang (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pengurus Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Sumatera Barat menjatakakan, Dokter gigi dengan inisial LS yang diduga memberikan keterangan kepada Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dan membuat Dokter Gigi Romi Sofpa Ismael gagal menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) aka disidang etik besok, Selasa 30 Juli 2019 di Kota Padang oleh

"Sidangnya direncanakan dilaksanakan besok dan LS sudah kami surati melalui cabang," Ujar Sekretaris PDGI Sumbar, H Busril saat dihubungi klikpositif.com, Senin 29 Juli 2019.

Menurutnya, sidang tersebut akan dilaksanakan secara tertutup di Kota Padang. "Sidangnya nanti tertutup, untuk hasilnya nanti akan saya informasikan," lanjutnya.

"Kami mendapatkan informasi bahwa yang melaporkan keadaan dokter Romi adalah LS yang rangkingnya berada di bawah Dokter Romi," lanjutnya.

Sebelumnya, ia telah menerima laporan bahwa LS telah memberikan keterangan tentang teman satu profesinya kepada Pemkab Solok Selatan saat melaksanakan tes CPNS.

"Kami telah menerima laporan bahwa untuk kasus dokter gigi Romi itu karena dilaporkan oleh dokter lainnya," ujar Sekretaris Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Sumatera Barat, drg H Busril saat diwawancarai klikpositif, Jumat 26 Juli 2019.

Menurutnya, yang dilakukan oleh dokter LS diduga telah melanggar kode etik kedokteran. "Menurut informasi yang kami peroleh, LS melaporkan bahwa seorang dokter gigi harus melayani pasien dengan cara berdiri," lanjutnya. [Halbert Caniago]