Kalah Telak saat Pilpres, Jokowi Tetap Sumbang Sapi Kurban 1,77 Ton di Sumbar

"Tak tanggung - tanggung, sapi yang bakal di sumbang orang nomor satu di Indonesia itu berjenis Simental tersebut memiliki bobot sekitar 1,77 ton. Sapi ini dibanderol dengan kisaran harga Rp80 juta"
Ilustrasi/KLIKPOSITIF (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Walaupun kalah telak pada Pilpres 2019, tidak mengurangi niat Presiden Jokowi untuk kembali menyumbang sapi kurban pada Iduladha tahun ini. Bahkan ini kali keempat daging kurban Jokowi menyebar di Sumbar.

Tak tanggung - tanggung, sapi yang bakal di sumbang orang nomor satu di Indonesia itu berjenis Simental tersebut memiliki bobot sekitar 1,77 ton. Sapi ini dibanderol dengan kisaran harga Rp80 juta.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesmavet Dinas Peternakan (Disnak) Sumbar, M. Kamil. "Sapi ini sedikit agak kecil dari sapi kurban Jokowi tahun lalu," ujarnya, Selasa, 30 Juli 2019.

Menurutnya, kondisi sapi yang berasal dari Kabupaten Agam tersebut sehat dan laik untuk kurban setelah dilakukan tes kesehatan oleh tim provinsi.

"Sapi akan dipotong di Masjid Raya Sumbar setelah salat Iduladha," kata Kamil.

Sementara itu Ketua Pengurus Harian Masjid Raya Sumbar, Yulius Said juga membenarkan soal kurban Jokowi tersebut. Disampaikannya pada H-1 sebelum kurban, sapi akan dibawa dari penampungan ke Masjid Raya Sumbar.

"Daging sapi akan dibagikan kepada masyarakat menggunakan kupon. Nantinya, akan dicetak sebanyak 700 kupon. Sebagian akan disitribusikan kepada masyarakat di sekitar Masjid Raya Sumbar. Selain itu, daging sapi juga akan didistribusikan ke panti asuhan," ujarnya.

Kemudian sebagiannya lagi dikirim ke daerah-daerah yang pemotongan hewan kurbannya sangat minim, pinggiran kota Padang misalnya. "Ini keempat kalinya presiden berkurban di Masjid Raya Sumbar," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan KLIKPOSITIF, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Erinaldi mengatakan, sapi kurban Presiden merupakan pemenang kontes sapi terbaik di Sumbar 2019 tersebut berasal dari Kabupaten Agam. (*)