Kota Pariaman Ajukan Diri Jadi Percontohan Destinasi Wisata Halal Sumbar

"Kota Pariaman berupaya untuk menjadi tujuan destinasi wisata ungulan di tingkat nasional dan internasional."
Walikota Pariaman Genius Umar dan Asdep Pengembangan Destinasi Regional I, Kemenpar RI, Lokot Ahmad Enda, berdiskusi ketika berkunjung ke Kota Pariaman, Senin (29/7/2019) (Ist)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Wali Kota Pariaman mendatangi Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Destinasi Regional I, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, Lokot Ahmad Enda, untuk mengajukan kota Pariaman sebagai kota percontohan Destinasi Wisata Halal.

Genius Umar, Wali Kota Pariaman mengatakan, perihal tersebut diajukannya ketika Asisten Deputi tersebut berkunjung ke Kota Tabuik pada Senin 29 Juli 2019.

"Saat Deputi tersebut datang berkunjung saya ambil kesempatan untuk mengajukan agar Kota Pariaman dijadikan Kota Percontohan sebagai wilayah Destinasi Wisata Halal, " kata Genius, Rabu 31 Juli 2019.

Genius Umar menyampaikan bahwa Kota Pariaman berupaya untuk menjadi tujuan destinasi wisata ungulan di tingkat nasional dan internasional.

"Kota Pariaman saat ini telah menjelma menjadi magnet kunjungan wisatawan domestik, hal ini dapat dilihat dimana ketika Weekend, parkiran yang ada di objek wisata yang ada di sepanjang pantai Kota Pariaman selalu penuh", ujarnya.

"Dengan ramainya orang yang berkunjung, dan banyaknya berseliweran foto-foto di media sosial tentang destinasi wisata Kota Pariaman, diharapkan dapat menarik minat wisatawan mancanegara untuk datang", ucapnya lebih lanjut.

Untuk mendukung hal tersebut, kita harus mempunyai proyeksi satu tahap yang lebih dihadapan kita, sehingga kita lebih bersemangat untuk bekerja, untuk itu, selama 5 tahun kedepan ini, kita harus tahu apa yang mesti kita lakukan, mulai dari perencanaan sampai pembangunan.

"Kami saat ini sangat konsen untuk mengembangkan wisata sebagai daya ungkit pembangunan Kota Pariaman, hal ini termaktub dalam visi kami yang tertuang dalam RPJMD Kota Pariaman 2018-2023. yaitu Pariaman Kota Wisata, Perdagangan, Jasa Yang Religius Dan Berbudaya", terang Genius.

"Pembangunan infrastruktur yang masif untuk menunjang dan mendukung hal tersebut, terus digenjot dan ditingkatkan, sehingga infrastuktur pariwisata nantinya betul-betul ... Baca halaman selanjutnya