Seleksi Jalur Mandiri, 1.515 Calon Mahasiswa Baru Bersaing Memperebutkan 348 Kuota yang Disediakan PNP

Wakil Direktur I PNP, Revalin Herdianto
Wakil Direktur I PNP, Revalin Herdianto (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Sebanyak 1515 calon mahasiswa baru di Politeknik Negeri Padang ( PNP ) mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi jalur mandiri. Bekerjasama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X, seleksi tersebut digelar mulai Rabu, 31 Juli sampai Jumat, 2 Agustus mendatang.

Wakil Direktur I PNP , Revalin Herdianto mengatakan bahwa seleksi masuk perguruan tinggi jalur mandiri ini melibatkan 14 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan LLDIKTI Wilayah X, yaitu Sumbar, Riau, Jambi dan Kepri. Tentunya bagi calon mahasiswa, sistim ujian ini akan lebih efisien, karena dapat mengurangi waktu dan biaya.

baca juga: Dirjen Pendidikan Vokasi Lounching Program S2 Terapan di Empat Politeknik di Indonesia, Salah Satunya PNP

"Kami mengatakan ini lebih efisien dan dapat mengurangi biaya, karena untuk sekali seleksi bisa memilih 5 program studi di 4 perguruan tinggi dari 14 PTS yang bekerjasama dengan PNP dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri ini. Namun untuk dua prodi sebagai pilihan utamanya, harus di PNP ," kata Revalin Herdianto saat ditemui KLIKPOSITIF .com kampus PNP , Rabu.

Pada seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri ini, lanjutnya, PNP menyediakan 348 kuota. Untuk itu, bagi calon mahasiswa ang tidak diterima di PNP melalui seleksi jalur mandiri, maka bisa diterima sebagai mahasiswa baru di 14 PTS yang bekerjasama dengan PNP dalam penjaringan calon mahasiswa baru .

baca juga: Pandemi Covid-19, PNP Buka Pendaftaran SBMPN 2020 dengan Sistem Seleksi Portofolio

"Artinya, bagi PTS yang ada di lingkungan LLDIKTI Wilayah X, seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri ini tentunya menjadi kesempatan bagi PTS tersebut untuk mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas. Dan kami berharap, sistim penerimaan seperti ini bisa berlanjut untuk tahun ajaran baru berikutnya," ujar Revalin.

Kemudian ketika ditanya bagiaman sistim seleksi penerimaan mahasiswa baru tersebut, Revalin menjelaskan bahwa seleksinya dilakukan dua sesi dalam sehari dan pelaksanaan seleksinya berbasis komputer, dan servernya ada di PNP . Kemudian untuk sistimnya, juga dibangun oleh pakat IT PNP .

baca juga: PNP Salurkan Bantuan APD untuk 4 RSUD di Sumbar

"Ada 16 kelas yang disediakan dan untuk satu sesi, bisa menampung hingga 400 peserta. Kemudian untuk soalnya, berasal dari ujian masuk Politeknik di Indonesia dan dari PNP , karena PNP sendiri punya bank soal mulai tahun 2015 yang tingkat kesulitannya, sudah diuji oleh tim verifikasi Politeknik se-Indonesia," terangnya.

"Bagi peserta meskipun duduk berdekatan, soalnya berbeda-beda. Kalau pun ada soalnya yang mirip-mirip, posisi soalnya juga berbeda. Hal ini tentunya sangat meyakinkan untuk tidak terjadinya kecurangan seperti mencontek dan praktek perjokian," imbuhnya.

baca juga: Lawan Corona, Keluarga Besar & Alumni PNP Serahkan Bantuan 260 Paket Sembako untuk Mahasiswa

Sementara itu, Sekretaris LLDIKTI Wilayah X, Yandri mengapresiasi PNP yang telah memfasilitasi 14 PTS yang ada di lingkungan LLDIKTI Wilayah X untuk mencari calon mahasiswa yang berkualitas. Ke depan, katanya, tidak tertutup sistim penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri akan dilanjutkan untuk tahun ajaran yang akan datang.

"Kami di LLDIKTI tentu akan mengevaluasi sistim seleksi bersama ini. Kalau sistim ini memang-memang memudahkan calon mahasiswa maupun PTS yang ada di lingkungan LLDIKTI Wilayah X, maka tentu sistim ini akan kita lanjutkan dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi, begitu juga dengan jumlah PTS di lingkungan LLDIKTI Wilayah X," katanya.(*)

Penulis: Riki S