Kasus Jambret Jadi Momok, Ini Imbauan Kapolres Bukittinggi

"Polres Bukittinggi dan jajaran akan meningkatkan patroli untuk memberi kenyamanan pada warga "
Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana paparkan pengungkapan kasus jambret di Bukittinggi, Rabu (31/07/2019) (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI,KLIKPOSITIF -- Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana mengatakan, kasus pencurian dengan kekerasan (curas) saat ini menjadi momok dan jadi perbincangan hangat warga Bukittinggi.

Oleh karena itu, Polres Bukittinggi dan jajaran akan meningkatkan patroli untuk memberi kenyamanan pada warga serta berkomitmen memberikan pelayan terbaik, dan berupaya mengungkap kasus kriminal di wilayah hukum Polres Bukittinggi.

"Kami akan memperkuat masalah patroli, terutama pada saat hari pasar (Rabu dan Sabtu). Tapi tidak tertutup kemungkinan juga pada hari-hari lainnya, terutama pada jam-jam rawan," ujar Kapolres saat jumpa pers di Mapolres Bukittinggi, Rabu 31 Juli 2019.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat agar bisa ikut menjaga kemanan, serta selalu berhati-hati menjalankan kegiatan luar. Menurutnya, tugas yang akan dijalankan polisi tidak akan berhasil jika tidak mendapat dukungan dari masyarakat.

Dengan ditangkapnya satu pelaku jambret pada Rabu ini, diharapkan bisa memberi kenyamanan bagi warga Bukittinggi dan sekitarnya. (Baca : Pelaku Jambret di 7 TKP Bukittinggi Dibekuk di Tanah Datar)

 

"Kami mengimbau kepada masyarakat, apabila menemukan kasus serupa (jambret), silakan melapor ke kantor polisi terdekat. Apabila masyarakat bisa menangkap pelaku, tolong jangan ambil tindakan main hakim sendiri, tolong serahkan kepada aparat yang berwenang, karena itu akan membantu kami untuk mengungkap apa di balik kejadian tersebut," harap Kapolres. (*)