Hingga Juli 2019, Empat Orang Meninggal di Sumbar Karena DBD

"Penderita meninggal dunia masing-masing dari Kota Bukittinggi, Kota Solok, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Pasaman"
Kadis Kesehatan Sumbar Merry Yuliesday (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Berdasarkan data sementara yang dihimpun Dinas Kesehatan Sumatera Barat dari awal tahun hingga Juli 2019, jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dilaporkan mencapai 1.233 kasus di provinsi itu. Dari ribuan kasus itu empat penderita meninggal dunia.

Penderita meninggal dunia masing-masing dari Kota Bukittinggi, Kota Solok, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Pasaman.

Hingga Juli, dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar, hanya enam daerah yang terdampak kasus DBD. Kota Padang tetap menjadi kota dengan jumlah kasus tertinggi, baik dari data Januari 2019 hingga Juli 2019. Dari 29 kasus yang terjadi pada bulan Juni lalu, meningkat menjadi 40 kasus pasa bulan Juli ini.

Posisi kedua ditempati Kabupaten Pasaman dengan 12 kasus. Selanjutnya diikuti Kota Bukittinggi yang mana terdapat 4 kasus, Kabupaten Tanah Datar dengan 3 kasus, Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 2 kasus, dan Kabupaten Sijunjung dengan 1 kasus.

"Khusus bulan Juli saja, tercatat 62 kasus DBD. Pada bulan Juli ini hanya enam daerah yang terkena DBD. Sedangkan 13 daerah lagi nihil," kata Kepala Dinkes Sumbar, Merry Yuliesday, Rabu (31/7).

Dilanjutkan Merry, tingginya kasus DBD di daerah perlu keseriusan daerah untuk sosialisasi kepada masyarakat sebagai pencegahan. Melakukan edukasi menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

"Kebersihan perlu dijaga agar nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi penyebab DBD tidak berkembang. Kemudian pemerintah daerah bisa melakukan fogging untuk membasmi nyamuk dewasa," jelasnya.

Namun, jika telah ada gejala terjangkit DBD, diharapkan masyarakat dengan cepat bertindak melakukan pencegahan dan segera ke dokter untuk melakukan pemeriksaan.

"Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus perlu terus dimaksimalkan. Kemudian, PSN perlu ditingkatkan terutama pada musim penghujan dan pancaroba. Sebab, meningkatnya curah hujan dapat ... Baca halaman selanjutnya