Gojek Indonesia Hormati Proses Hukum Driver dengan Karyawan Kafe di Padang

"Gojek Indonesia meminta maaf kepada seluruh masyarakat Padang terkait aksi yang meluas di ruang publik"
Driver Gojek penuhi Jalan Diponegoro Padang saat protes terkait pemukulan anggota driver Gojek (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pihak Gojek Indonesia menyerahkan permasalahan antara driver Gojek dengan pihak Kafe Rubels Shake sepenuhnya kepada kepolisian.

Hal tersebut diungkapkan oleh Head Of Regional Corporate Affairs Gojek Indonesia, Teuku Parvinda yang dihubungi Kamis 1 Agustus 2019.

Ia mengatakan bahwa pihaknya tidak ada memberi ruang sedikitpun untuk memperluas aksi yang dilakukan kedua mitra Gojek di Padang.

"Dua-duanya mitra kita, baik driver maupun Rubels Shake. Kita juga mempunyai kronologis versi dari mitra driver kita. Yang jelas saat ini, kita serahkan seluruhnya pada proses hukum yang telah berlansung," katanya.

Menurutnya, dari laporan driver di Padang, aksi pemukulan tersebut terekam di kamera CCTV yang berada di lokasi kejadian. Namun untuk melihat itu, pihaknya tidak mempunyai wewenang. Oleh karena itu diserahkan ke Polresta Padang, terkait pembuktian kronologis yang sebenarnya.

"Kejadiannya malam itu, itu membukti mitra driver kita pekerja keras dan ulet. Jadi, kita tidak gegabah akan memberikan sanksi kepada kedua mitra kita yang bersiteru. Jadi kalau sudah ada fakta hukumnya, baru kita berikan sanksi," jelasnya.

Teuku meminta maaf kepada seluruh masyarakat Padang terkait aksi yang meluas di ruang publik. "Kita minta kedua mitra kami saling menahan diri. Mari kita hormati proses hukum yang sedang berlangsung," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang driver Gojek melapor ke Mapolresta Padang pada Selasa 30 Juli 2019 malam, terkait kekerasan yang diterimanya dari seorang oknum pegawai kafe.

[Halbert Caniago]