14 Hari Operasi Antik, Polres Bukittinggi Bekuk 21 Tersangka Kasus Narkoba

"Sebagian besar tersangka yang dibekuk adalah pengedar narkoba"
Salah satu pengungkapan kasus narkoba saat Operasi Antik 2019 di Bukittinggi (Ulfa)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Selama 14 hari Operasi Antik yang digelar mulai 18 hingga 31 Juli 2019, Satuan Narkoba Polres Bukittinggi - Sumbar berhasil mengungkap 15 kasus penyalahgunaan narkotika.

Dari 15 kasus tersebut, polisi membekuk 21 tersangka di kawasan Kota Bukittinggi maupun di Kabupaten Agam yang masuk wilayah hukum Polres Bukittinggi.

"Dari 21 tersangka, 20 diantaranya adalah laki-laki dan satu lagi perempuan. Sebagian besar tersangka yang dibekuk ini adalah pengedar narkoba, baik jenis ganja maupun sabu," ujar Kasat Narkoba Polres Bukittinggi, AKP Pradipta Putra Pratama, Kamis 1 Agustus 2019.

Para tersangka yang ditangkap ini juga terdiri dari berbagai profesi, mulai dari pelajar, penyanyi, pedagang dan wiraswasta.

Kasat Narkoba melanjutkan, sebagian besar para pengedar itu mengedarkan narkoba ke wilayah Bukittinggi dan Agam, dengan sasaran semua kalangan, mulai dari anak sekolah, sopir angkot, hingga ke sejumlah profesi lainnya.

Ia melanjutkan, dari 15 kasus tersebut, diamankan barang bukti berupa 2.553,75 gram ganja serta 12,86 gram sabu.

Banyaknya peredaran narkoba di Kota Bukittinggi dan sekitarnya membuat Kasat Narkoba mengimbau kepada masyarakat untuk menjauhi segala jenis narkoba, serta bersedia melaporkan ke kepolisian jika menemukan atau melihat adanya peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Bukittinggi. (*)