Facebook Bongkar Pengaruh Kampanye Terkait Pemerintah Saudi

"Pencopotan terakhir adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk memerangi perilaku tidak otentik yang terkoordinasi di Facebook"
Facebook telah mengumumkan secara publik 11 penghapusan 'perilaku tidak autentik' yang berasal dari 13 negara yang berbeda tahun ini (Reuters)

KLIKPOSITIF - Facebook menangguhkan lebih dari 350 akun dan halaman dengan sekitar 1,4 juta pengikut setelah mengatakan orang yang terhubung dengan pemerintah Arab Saudi menjalankan jaringan akun dan halaman palsu untuk mempromosikan propaganda negara dan menyerang rival regional.

Pencopotan terakhir adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk memerangi perilaku tidak otentik yang terkoordinasi di Facebook dan aktivitas pertama yang dikaitkan dengan pemerintah Saudi.

Negara-negara di Timur Tengah telah semakin beralih ke Facebook, Twitter, dan YouTube Google untuk menjajakan pengaruh politik terselubung secara online.

Kantor berita Reuters merinci kampanye ekspansif yang didukung Iran tahun lalu dan Riyadh telah dituduh menggunakan taktik yang sama untuk menyerang saingan regional Qatar dan menyebarkan disinformasi setelah pembunuhan jurnalis pembangkang Jamal Khashoggi.

Arab Saudi telah berulang kali membantah terlibat dalam kematian Khashoggi dan belum menanggapi tuduhan sebelumnya tentang aktivitasnya di media sosial.

Bersama dengan Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir, negara itu memberlakukan blokade laut, darat dan udara di Qatar pada Juni 2017, menuduhnya mendukung terorisme yang dibantah Qatar.

Bulan lalu, dalam serangkaian artikel, Al Jazeera meneliti peran Twitter di Timur Tengah sejak Musim Semi Arab.

Penelitian mengungkapkan bahwa manipulasi Twitter selama krisis Teluk menunjukkan jaringan bot yang luas yang mencoba mempopulerkan hashtag tertentu, mengirimkan berita palsu, dan menyebarkan propaganda sebelum dan segera setelah dimulainya blokade.

Dilansir dari laman Aljazeera, Facebook mengumumkan penghapusan perilaku tidak autentik beberapa kali dalam sebulan, tetapi pernyataan yang secara langsung menghubungkan perilaku tersebut dengan pemerintah jarang terjadi.

"Untuk operasi ini, penyelidik kami dapat mengkonfirmasi bahwa orang-orang di ... Baca halaman selanjutnya